Friday, December 29, 2017

Richard Donchian, Sang Aktivis Ekspresi Dominan Follower Yang Inspiratif

Richard Donchian

Anda seorang penganut strategi trading Trend Follower?
Anda tentu harus mengenal sosok Richard Donchian. Richard Davoud Donchian (1905-1993) ialah Mentor serta trader profesional khususnya di pasar komoditi dan futures. Beliau mempunyai julukan Bapak Trend Following alasannya ialah dialah orang pertama yang memperkenalkan cara trading dengan mengikuti arah musim secara sistematik dan juga berbagi banyak taktik untuk musim following. Tidak hanya soal strategi, Richard Donchian juga menjadi pencetus penarapan ilmu money management dalam trading futures. Dengan sarana perusahaan Futures Inc, Richard Donchian menawarkan pemberian ilmu money management dalam trading futures.
Perjalanan Richard Donchian sebagai trader tidaklah selalu mulus. Dia ialah seorang sarjana ekonomi yang bekerja di bisnis permadani orang tuanya. Haluan hidupnya berubah dikala ia membaca buku karya Jesse Livermore, Richard Donchian mencicipi sebuah potensi bisnis yang luar biasa dikala itu. Akhirnya ia dengan polosnya tetapkan untuk menjadi seorang trader dan ia mencobanya di pasar saham. Namun sayangnya waktu itu pada tahun 1929, terjadi crash pasar saham, resesi besar-besaran terjadi, akibatnya Richard Donchian kehilangan seluruh uangnnya di pasar saham.
Kegigihan Richard Donchian patut diacungi jempol, ia kembali membantu bisnis keluarganya, namun ia tidak mengalah dalam dunia trading. Dia mempersiapkan dirinya untuk terjun kembali ke pasar dengan aneka macam riset serta pengumpulan modal. Alhasil richard donchian kembali terjun ke dunia trading dan berhasil, ia menyatakan bahwa, dengan memakai pemahaman analisis teknikal yang tepat, itu akan sangat menguntungkan. Dia menerapkan sistem musim following pada pasar komoditi.
Pada awalnya, donchian memakai musim following menurut perhitungan tertentu dengan memakai moving average sebagai pola titik entry yang menawarkan kecenderungan musim up atau down. Donchian banyak melaksanakan variasi, salah satunya yang paling populer ialah channel Donchian yang dipakai sebagai titik entry. 


Namun ada satu hukum trading paling populer dan paling dikagumi dari richard donchian.
4 week trading rule, yatu hukum trading 4 minggu.
Aturan trading ini pernah diriset oleh beberapa trader dan diyakini sebagai hukum trading paling profitable (di jaman 1970an). Donchian menawarkan hukum yang sederhana, namun efektif.
Berikut hukum 4 week rule trading richard donchian

“Beli dikala puncak harga tertinggi 4 ahad terbaru, tahan posisi tersebut. Tunggu sampai harga terendah 4 ahad terbaru disentuh, kemudian tutup posisi buy dan ambil posisi sell.
Aturan sederhana ini menghasilkan begitu banyak trader yang mencapai kesuksesan.
Rangkuman segala teknik menjadi pada dalam satu hukum sederhana, 4 week rule trading. Filosofi yang sederhana dalam mengikuti trend, tidak berusaha mencari posisi untuk membeli di harga terendah, justru donchian menyarankan untuk melaksanakan transaksi beli di harga tertinggi, begitu juga sebaliknya, donchian menyarankan untuk menjual dikala harga melebihi titik harga terendah.

Janganlah menganggap remeh kesederhanaan, dalam dunia trading, anda tidak dibayar alasannya ialah pintar, ataupun kompleks, anda dibayar alasannya ialah melaksanakan hal yang tepat.
Buktinya para turtle trader yang mengadopsi autran ini mencapai kesuksesan padahal mereka hanyalah pendatang gres yang tidak mempunyai background seorang trader.
             Artikel Terkait  Indikator Strategi Para Turtle Traders
Aturan sederhana ini masih relevan, alasannya ialah anda akan menghasilkan laba yang masif dikala musim terjadi, dan sebaliknya, dikala anda mengalami kerugian, anda akan cepat memotongnya alasannya ialah sudah mempunyai hukum yang jelas.


Sebuah hukum sederhana, namun efektif, richard donchian memang pantas disebut pencetus musim follower yang insipiratif.

Tuesday, December 19, 2017

Apa Itu Analisa Teknikal
yang harus dipahami dengan baik oleh seorang trader yaitu Mindset Apa itu Analisa Teknikal

Setelah anda membaca 3 hal yang harus dikuasai oleh seorang trader, anda akan mulai mengetahui bahwa ada 3 unsur penting  yang memang harus dipahami dengan baik oleh seorang trader yaitu Mindset, Metodologi, dan Money Management. Tulisan ini akan mejabarkan langkah awal untuk mulai memahami metodologi.

Metodologi dalam dunia trading forex terdiri dari banyak sekali cara. Pada dasarnya para trader mencari analisa yang pas dengan kebutuhan mereka. Analisa itu sendiri terdiri dari analisa teknikal, analisa fundamental, juga analisa intermarket. 

Analisa teknikal merupakan suatu jenis analisa yang paling terkenal di kalangan para trader. Bahwasanya apakah inti dari analisa teknikal, para Trader melaksanakan analisa teknikal untuk menjawab beberapa pertanyaan berikut ini:

1. Ke mana kencenderungan harga akan bergerak?
2. Sampai di mana harga akan bergerak?
3. Kapankah harga akan mengalami pembalikan arah?

Ketiga pertanyaan inilah yang menjadi motif dari seorang trader dalam melaksanakan analisa semoga sanggup mengambil keputusan terbaik dalam melaksanakan buy atau sell. 

Jika seorang trader sanggup menjawab ke mana kecenderungan harga akan bergerak, maka ia akan bisa melaksanakan entry atau transaksi. Sebaliknya, jikalau seorang trader sanggup menjawab pertanyaan yang kedua, maka ia akan keluar dari transaksi yang sudah ia lakukan sebelumnya (target). Dan jawaban pertanyaan ketiga akan menjadi titik di mana seorang trader memilih titik kerugiannya, sebahagian lain juga menggunakannya sebagai titik entry.

Terus apakah Analisa teknikal sanggup menjawab ketiga pertanyaan itu? dengan metode yang berkembang, para analis maupun trader bisa menjawabnya dengan sebuah prediksi. Prediksi yang disimpulkan dari pengumpulan data-data masa lampau untuk memproyeksikan kecenderungan harga di masa depan.

Maksudnya di sini yaitu melakukan analisa kebiasaan pergerakan harga di masa lampau ataupun memakai perhitungan statistik dari data-data harga masa di lampau untuk bisa memprediksi ke mana harga akan bergerak, hingga batas manakah harga akan bergerak, dan juga kapankah harga melawan arah.

Perkembangan teknologi sudah mempermudah para trader untuk melihat data-data masa lampau dari grafik yang ada di dalam platform trading. Dengan data-data tersebut, para trader saat ini memakai banyak sekali cara analisa teknikal untuk melaksanakan transaksi.

Aturan mudahnya yaitu dengan terdapat banyak sekali jenis analisa teknikal yang ada, para trader mengemas formulasi analisa teknikal tersebut menjadi strategi. Ada trader yang memakai price action sebagai titik entry mereka, ada pula yang memakai divergensi untuk memilih agresi keluar dari pasar, dan ada juga yang memakai perhitungan volatilitas (statistik) harga sebagai penentu titik kerugian.

Hal-hal inilah yang mengakibatkan para trader mesti mempelajari banyak sekali jenis analisa teknikal, yang hasilnya akan dikemas menjadi sebuah taktik yang telah diuji oleh trader itu sendiri untuk menjadi senjatanya menuju pertempuran pasar. 

intinya, analisa teknikal itu memakai variabel yaitu waktu dan harga serta volume sebagai poin penting untuk melakukan analisa pergerakan harga di masa depan. Sehingga sanggup menunjukkan gosip tertentu dalam pengambilan keputusan.
yang harus dipahami dengan baik oleh seorang trader yaitu Mindset Apa itu Analisa Teknikal


Analisa teknikal tampak sangat mirip dengan para jago prediksi cuaca hari ini. Apakahpada  hari ini akan terjadi hujan lebat? ataukah malah akan terjadi mendung yang berkepanjangan. Bagaimanakah mereka sanggup menebak bahwa cuaca hari ini akan cerah atau hujan? mereka memakai kebiasaan-kebiasaan yang ada di masa lampau dari faktor-faktor cuaca. Sederhananya, mereka memakai data-data masa lampau serta beberapa variabel untuk bisa memproyeksi keadaan cuaca hari ini. 

Analisa teknikal melaksanakan pekerjaan yang hampir sama dengan aktivitas memprediksi cuaca. Trader mengumpulkan data-data masa lampau, mencari kesamaan dari kebiasaan sebelum pergerakan harga besar terjadi, meramu segala isu yang ada tersebut menjadi sebuah prediksi. 

Tantangan terberat dalam melakukan analisa teknikal bukanlah pada aktivitas menganalisanya. Akan tetapi tantangan sesungguhnya terdapat pada aktivitas mengaplikasikan hasil prediksi yang telah ditentukan. Trader itu merupakan insan yang sangat terpengaruh pada agresi dari nafsu serakah dan ketakutan, apalagi aktivitas trading ini sangat berkaitan sekali dengan uang. 

Trader terkadang tidak berani melaksanakan transaksi walaupun telah mendapatkan kesimpulan analisa. terkadang juga mereka itu mengambil keputusan secepat mungkin tanpa terlebih dahulu memperdulikan kevalidan kesimpulan mereka yang pada akhirnya berujung pada kerugian yang besar. 

Analisa teknikal itu sangatlah dinamis, itulah mengapa alasanya banyak trader yang gagal, alasannya yaitu karena sudut pandang seseorang dengan seorang yang lain akan berbeda-beda. Maka daripada itu untuk dapat menghindari subjektifitas dalam melaksanakan analisa teknikal, sangat diperlukan Kolom studi forex dalam blog ini yang sanggup menunjukkan anda langkah-langkah yang sempurna untuk mampu membangun trading sistem anda sendiri.

Analisa teknikal tersebut hanyalah sebuah alat untuk memprediksi namun memang sangat penting. Seperti yang telah dijelaskan di bagian awal, bahwa analisa teknikal merupakan salah satu dari 3 unsur penting yang harus dikuasai sebelum menjadi trader yang sukses. 

Wednesday, July 13, 2016

Bagaimana Mengendalikan Emosional Kita Semua Di Dunia Forex?



Banyak orang masihlah kesulitan untuk mengendalikan emosionalnya saat bermain forex, sehingga tak sedikit pula orang yg frustasi dan meninggalkan forex untuk selamanya. Padahal banyak keunggulan daripada pada forex yg dapat kamu rasakan saat sudah dapat menguasainya. Berikut sedikit daripada pada banyaknya poin tentang tata cara mengendalikan emosional di dunia forex daripada pada hasil survey kepada pengalaman para ahli pedagang yg sudah dapat mengendalikan emosionalnya secara konsisten.

  1. Mengutamakan analisa, hal tersebut ialah hal yg paling utama untuk dapat mengendalikan emosional kita semua di dunia forex. Karena menurut pakar pedagang forex, banyak yg mengatakan bahwasanya 99% forex berasal daripada pada analisis kesadaran otak kita, bukanlah berpedoman emosional.
  2. Dengan mengutamakan analisis berarti menghasilkan sebuah kesadaran, oleh sebab itu kenali diri kamu dengan kesaradan yg penuh, kenali responsif tubuh manakah fikiran yg dikuasai dengan emosional dan manakah fikiran yg dikuasai kesadaran untuk menganalisa.
  3. Tidak mempunyai beban, salah satu pengendalian emosional di dunia forex ialah tak mempunyai beban yg akanlah mengganggu kinerja kamu saat melakukan analisa. Beban ini sangat beragam tergantung pada kepada dilema kamu masing-masing, akanlah tapi jikalau beban tersebut dapat kamu kendalikan dan tak mengganggu analisis kamu maka tentunya tak akanlah menjadi sebuah dilema untuk melakukan trading forex.
  4. Rapih di di dalam menganalisa, seseorang pakar forex yg sudah dikenal di beberapa negara di luar Indonesia mengatakan bahwasanya rapih itu membantu untuk meringankan otak kita semua agar dapat selalu fresh. Jika kamu menggunakan horizontal line, vertical line, atau berbagai macam macam aksesoris yg membantu untuk menganalisa pergerakan harga maka biasakan untuk rapih, cermat di di dalam memasang garis, selalu berusaha membuat penglihatan kita semua menjadi nyaman. Hal ini ternyata sangat membantu untuk menimbulkan sebuah kesadaran untuk dapat terkendalinya emosi kita semua saat bermain forex.
  5. Setiap eksekusi harga mempunyai alasan yg logis, hal ini ialah sarana untuk membantu mengendalikan emosi kita semua sehingga selalu tertuju kepada sebuah analisis bukanlah sekedar eksekusi tanpa dasar apapun. 
Demikian beberapa poin yg dapat diuraikan berkenaan dengan pengendalian emosional di dunia forex, semoga dapat meningkatkan referensi Anda, terimakasih.

Friday, May 29, 2015

Teori Elliot Wave Penting Dalam Trading

Teori ini diciptakan oleh seseorang berkewarganegaraan Amerika bernama Ralph Nelson Elliot yang dilahirkan pada tanggal 28 Juli 1871 Marysville, Amerika Serikat. Latar belakang pekerjaannya sebagai akuntan profesional membuat Elliot sangat terbiasa dengan persoalan data, angka, dan statistik. Hal ini juga yang membuat Elliott pada akhirnya menemukan sistem analisis dari pergerakan harga (saham, forex, dsb) yang sekarang ini sangatlah populer di kalangan para trader. Teori yang ditemukan oleh Elliot ini bukanlah selesai dalam sehari, sebulan atau setahun. Namun hal ini telah membuatnya menghabiskan sebahagian besar waktu dalam kehidupannya(75 Tahun).

Sistem analisis atau teori ini sekarang dikenal dengan nama Elliot Wave yang diterbitkan dalam sebuah buku berjudul The Wave Principal. Secara garis besar, Elliot menerangkan bahwasanya marketyang pada awalnya diduga berperilaku kacau atau tak menentu, padahal sebenarny tidak. Lebih lanjut Elliot kemudian menemukan bahwasanya pola perdagangan yang ada di market selalu bergerak dalam bentuk siklus yang berulang.

Fluktuasi harga yang bergerak ke atas dan ke bawah dikarenakan oleh suatu kumpulan psikologi kolektif dari para trader, gelombang pergerakan harga ini oleh Elliott disebut dengan 'Wave' atau gelombang. Hal yang sangat memikat adalah Elliot menyatakan bahwasanya gelombang ini akan terus berulang dalam pola-pola yang sama dan dia sangat percaya apabila kamu mampu mengidentifikasikan gelombang ini maka kamu bisa memperkiraan ke manakah arah harga akan bergerak selanjutnya.

Elliot menyatakan bahwasanya setiap Elliot Wave ini ialah Fractals dan mereka bisa dibagi ke dalam gelombang-gelombang yang lebih kecil. Fractal juga sangat umum dipakai di dunia matematika dan dikenal sebagai "kemiripan diri/self-similarity". Jadi, Fractals ialah suatu struktur di manakah dalam struktur tersebut bisa dibagi ke dalam beberapa bagian lebih kecil yang mempunyai sifat sangatlah mirip dengan kesemuannya.

Elliott menyatakan bahwasanya Pasar yang bergerak dalam suatu trend akan mempunyai suatu pola gelombang yang dia sebut dengan pola gelombang 5-3. Di mana gelombang 5 (fase pertama kali) akan diikuti kemudian dengan gelombang 3 untuk fase berikutnya.

Pola Gelombang 5-3


Pola Gelombang 5 disebut sebagai gelombang Impulse (Impulse Wave). Gelombang ini dibagi ke dalam 5 model gelombang dan disampaikan masing-masingnya lewat angka dan muncul berurutan. 

Diciptakan oleh seseorang berkependuduk negaraan Amerika Teori Elliot Wave

Gelombang 1, 3, dan 5 disebut dengan motif yang biasanya akan mewakili dari arah trend secara keseluruhan, sedangkan gelombang 2 dan 4 ialah peristiwa koreksi.

Makna yang terkandung dari masing-masing gelombang ini:

Gelombang 1: Harga menciptakan pergerakan awal ke arah atas. Hal ini biasanya dikarenaan oleh sejumlah kecil orang (yang karena berbagai macam alasan, baik nyata atau sekedar membayangkan) merasa bahwasanya harga saat itu sedang murah sehingga ini menjadi waktu yang sangat pas untuk membeli. Hal ini pun mengakibatkan harga bergerak naik.

Gelombang 2 : Pada titik ini, cukup banyak orang yang telah berada di gelombang asal (naik) mempertimbangkan bahwa harga telah menjadi terlalu tinggi dan memutuskan untuk mengambil laba. Hal ini mengakibatkan harga pun bergerak turun.

Gelombang 3 : Gelombang 3 ini biasanya adalah yang terpanjang dan terkuat. Dalam fase ini saham/komoditas telah menyita banyak perhatian dari publik. Hal ini berakibat harga jadi semakin melambung, biasanya pada fase ini harga akan melambung lebih tinggi dibanding pada pola gelombang 1.

Gelombang 4: Pada fase ini sebahagian orang mulai melaksanakan aksi untuk ambil untung dan merasa harga pada saat itu telah mahal. Namun tetap ada sebahagian orang yang masihlah merasa bahwasanya harga masihlah berada dalam trend naik (bullish), menjadi gelombang ini cenderung masihlah lemah.

Gelombang 5: Ini ialah fase di mana harga telah menjadi terlalu tinggi untuk dikoleksi/dibeli dan jikalau ada daya yang mampu menciptakan harga untuk terus naik, hal ini ialah karena histeria semata.

Koreksi ABC

Selanjutnya Elliot juga menjabarkan bahwasanya pola dari gelombang 5 di atas akan terus diikuti dengan gelombang 3, menjadi pola koreksi ABC. Lihatlah pada contoh gambar di bawah ini:
Diciptakan oleh seseorang berkependuduk negaraan Amerika Teori Elliot Wave
Diciptakan oleh seseorang berkependuduk negaraan Amerika Teori Elliot Wave

Menurut Elliott terdapat sejumlah 21 pola koreksi ABC mulai dari yang sederhana sampai dengan pola yang paling kompleks.

Elliot pun telah menyederhanakan dan merumuskannya ke dalam pola yang jauh lebih sederhana serta lebih gampang untuk kemudian dipahami dan diingat-ingat. Pola-pola koreksi tersebut seperti:

  • Formasi ZIG-ZAG 

Diciptakan oleh seseorang berkependuduk negaraan Amerika Teori Elliot Wave
Formasi Zig-zag ini bergerak sangatlah tajam pada harga yang bersangkut dengan trend dominan. Gelombang B biasanya akan lebih pendek bila diperbandingkan dengan Gelombang A dan C. Pola zig-zag bisa terjadi sebanyak dua kali atau bahkan hingga tiga kali dalam suatu fase koreksi.
  • Formasi Flat (Datar)

Diciptakan oleh seseorang berkependuduk negaraan Amerika Teori Elliot Wave
Formasi Flat ini terbentuk seperti sebuah gelombang yang condong bergerak ke arah samping, panjang dari tiap gelombang pada umumnya ialah sama. Perbedaan panjang ini pun biasanya tak akan terlalu besar.
  • Formasi Segitiga (Triangles)


Diciptakan oleh seseorang berkependuduk negaraan Amerika Teori Elliot Wave
Formasi ini bergerak dengan pola menantang trend serta terdiri dari 5 gelombang yang bergerak ke arah samping. Sedangkan dimensinya bisa turun, menyempit, atau memperluas.


Gelombang dalam Gelombang


Seperti pada bagian awal pembahasan di atas, telah disampaikan perihal fractals yakni suatu struktur yang bisa dipecah ke dalam bagian-bagian lebih kecil yang mempunyai pola seperti suatu struktur secara keseluruhannya. Dan hal ini punberlakku juga pada teori gelombang Elliot Wave. Kamu akan dapat menemukan gelombang 5 atau gelombang 3 yang lebih kecil di dalam sebuah pola gelombang. Lihat ilustrasi dari gambar di bawah ini:

Diciptakan oleh seseorang berkependuduk negaraan Amerika Teori Elliot Wave
Dari gambar itu kita bisa melihat bahwasanya pada gelombang 1, 3, dan 5 di dalamnya terkandung pola 5, sedang dari gelombang 2 dan 4 di dalamnya terlihatlah pola koreksi ABC (gelombang 3). Elliot menekankan bahwasanya akan selalu ada gelombang yang lebih kecil dari setiap gelombang besardan pola ini pun akan selalu berulang.

Elliot telah membagi-bagi skala gelombang menjadi:
  •  Grand Supercycle
  •  Supercycle
  •  Siklus
  •  Primer
  •  Intermediate
  •  Minor
  •  Menit
  •  Minuette
  •  Sub-Minuette
Dari yang paling besar yaitu Grand Supercycle sampai yang paling kecil yaitu Sub-Minuette

Lihatlah bagaimana penerapan dan realisasinya pada harga yang nyata dan sebenarnya. Coba lihatlah pada contoh gambar di bawah ini:

Diciptakan oleh seseorang berkependuduk negaraan Amerika Teori Elliot Wave

Gambar di atas tersebut menunjukan contoh dari 1 siklus sempurna dalam elliot wave, yakni pola 5-3 yang kemudian diikuti oleh pola koreksi ABC. Memang juga terlihat bahwasanya ada gelombang yang kemudian terbentuk secara tak sempurna, seperti gelombang 3 contohnya, tampak ada sedikit koreksi di dalamnya.

Sedikit kesimpulan dari jabaran di atas:

Diciptakan oleh seseorang berkependuduk negaraan Amerika Teori Elliot Wave
  1. Gelombang 3 mestilah lebih panjang bila diperbandingkan dengan Gelombang 1 dan 5
     
  2. Gelombang 2 tak akan bergerak jatuh atau lebih kecil di bawah awal dari gelombang 1
     
  3. Gelombang 4 juga tak akan bergerak jatuh sampai pada akhir dari gelombang 1

Tuesday, May 12, 2015

Jenis Trend Forex

Apa itu trend market dan apa sajakah bentuk trend market? 

Silahkan simak ulasan berikut ini

Istilah “trend” dalam kehidupan kita sehari-sehari sering kali dipakai untuk merujuk pada keadaan di mana suatu hal sedang sangat digemari atau sedang menjadi perhatian dari kebanyakan orang. Selain kaitannya dengan fashion dan gaya hidup, trend pun juga mempunyai kaitan yang erat dengan market business khususnya dalam analisa trading forex. Berbagai ungkapan yang muncul seperti “Follow the trend”, “Don’t fight the trend”, dan “Trend is friend” menggambarkan betapa pentingnya pemahaman mengenai trend ini.

Trend dalam dunia forex berarti suatu kecenderungan keadaan di mana terdapat suatu jenis pergerakan yang tengah mendominasi chart dan hal ini cenderung berlanjut pada suatu periode. Atau bisa disebut juga sebagai gelombang pergerakan harga secara menyeluruh (dipantau dari arah pojok kiri menuju pojok kanan chart).

BEARISH


sehari seringkali diperpakai untuk mengungkapkan keadaan di manakah suatu hal sedang digemari atau  Jenis Trend Forex

Apa itu trend bearish? Trend bearish adalah keadaan dari pergerakan harga yang terus menurun dan mempunyai kecenderungan untuk terus semakin menurun sampai terjadinya situasi pembalikan arah harga. Dalam trend bearish market mengalami gelombang merah yang cukup besar.

BULLISH


sehari seringkali diperpakai untuk mengungkapkan keadaan di manakah suatu hal sedang digemari atau  Jenis Trend Forex

Apa itu trend bullish? Trend bullish merupakan kebalikan dari trend bearish. Yang berarti adalah keadaan di mana pergerakan harga mempunyai kecenderungan untuk terus bergerak ke atas selama periode tertentu pula. Market bullish membentuk gelombang hijau yang cukup kuat dan market harga tampak sangat bergairah.

SIDEWAYS


sehari seringkali diperpakai untuk mengungkapkan keadaan di manakah suatu hal sedang digemari atau  Jenis Trend Forex

Apa itu kondisi sideway dalam market? Sideways adalah keadaan pergerakan harga yang cenderung terjadinya grafik bolak-balik atau naik-turun dalam rentang harga tertentu saja. Hal ini menunjukan bahwasanya para trader sedang menunggu adanya konfirmasi ataupun sedang merasakan kebimbangan terhadap kondisi pergerakan yang ada dalam pasar. Pada moment ini biasnya sedang terjadi penebakan apakah pasar akan mulai bullish ataukah bearish, sehingga tidak ada yang mau mengambil langkah besar.

CHAOS


Apa itu kondisi market chaos? Chaos adalah keadaan di mana gerakan harga sama sekali tak membentuk sebuah trend dan pergerakannya tampak tak beraturan. Hal ini seringkali terjadi dikarenakan oleh tak adanya berita ekonomi penting yang dirilis pada hari itu, sehingga para tarder kecil dengan informasi dan kemampuan terbatas sedang terombang-ambing oleh para trader besar.