Tuesday, December 22, 2015

Jenis Sertifikat Tanah, ada berapa macam, sih ?
contoh Sertipikat dari BPN

Terdapat sejumlah jenis Sertifikat Tanah berdasar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 perihal Pokok-pokok Agraria, yakni sertifikat hak milik (SHM), sertifikat hak guna bangunan (SHGB). Namun dalam perkembangannya, atas kebutuhan perumahan di perkotaan yang membutuhkan bangunan perumahan dalam bentuk vertikal, ada jenis sertifikat baru, yakni sertifikat hak atas satuan rumah susun (SHSRS).


Fungsi dari Sertifikat itu tak cuma memastikan status hukum atas hak kepemilikan atau penguasaan atas tanah/lahan, sertifikat juga mempunyai fungsi lain, yakni sebagai syarat jikalau kita ingin mendirikan bangunan di atas tanah yang kita kuasai.



Lantas apa saja perbedaaan dari sertifikat-sertifikat itu ?


SHM (Sertifikat Hak Milik )

SHM ialah jenis sertifikat dengan kepemilikan hak atas penuh oleh pemegang sertifikat . SHM menjadi bukti kepemilikan paling kuat atas lahan atau tanah karena tak ada lagi campur tangan ataupun berkemungkinan kepemilikan pihak lain.



Status SHM tak mempunyai batas waktu. Sebagai bukti kepemilikan paling kuat, SHM menjadi alat paling valid untuk melaksanakan transaksi jual beli maupun penjaminan untuk kepentingan pembiayaan perbankan.

SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan)
SHGB mempunyai batas waktu tertentu saja, biasanya 20 tahun. Pemilik SHGB bisa saja menambah status kepemilikan atas tanah yang mereka kuasai dalam bentuk SHM. Biasanya pusingkatan status sertifikat dari SHGB ke SHM karena di atas tanah itu dibangun bangunan tempat tinggal.

SHSR (Sertifikat Hak atas Satuan Rumah Susun)
Adapun SHSRS menyangkut dengan kepemilikan seseorang atas rumah vertikal, rumah susun yang dibangun di atas tanah dengan kepemilikan bersama. Hak milik atas satuan rumah susun bersifat perorangan dan terpisah.

Akan tetapi, selain atas kepemilikan atas satuan rumah susun, hak milik satuan rumah susun tersebut juga melingkupi hak kepemilikan bersama atau yang disebut sebagai bagian bersama, tanah bersama, dan benda bersama, terpisah dari kepemilikan satu rumah susun. Inilah yang seringkali disebut sebagai strata title.

Dimana mencari info perihal Pertanahan dan Tata Ruang, kunjungi website Badan Pertanahan Nasional di sini.

Sekian Info.





Sunday, December 20, 2015

Pilihan Investasi Tanah VS Emas
Pada prinsipnya, segala macam investasi mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri. Lantas pertimbangan apa yang menentukan pemilihan investasi di suatu waktu ? mari kita bahas ! Jangan salah mengambil keputusan, karena, gagal merencanakan sama artinya merencanakan kegagalan, Right ?

sumber : danaemas.com
Investasi Tanah

Hal pertama kali yang mesti dipertimbangkanlah dalam investasi tanah ialah LEGALITAS !! catat sekali lagi, LEGALITAS !! aspek legalitas tanah tersebut mestilah free, clean, dan clear. Free artinya bebas sengketa, di mana nama pemilik sesuai dengan yang tertera di sertifikat tanah. Clean, artinya tanah tersebut tak sedang dipergunakan untuk aktivitas ekonomi lain atau ditemsari pati pati oleh orang lain yang tak berhak. Sementara clearartinya ukuran tanah tersebut pas, seperti yang tertera di sertifikat, serta cocok batas-batasnya.



Keuntungan dari investasi jenis tanah ialah tak membutuhkan banyak perawatan. Yang kedua, capital gain yang didapat terletak dalam beresikog > 5 tahun. Tetetapi untuk sejumlah kasus, di tempat yang sangatlah-sangatlah strategis, capital gain sudah dapat langsung didapat cuma dalam hitungan bulan. Bahkan menurut para pakar investasi, kunci dari membeli tanah ada 3 macam, yakni : LOKASI, LOKASI, dan LOKASI. Jadi inti dari investasi tanah ialah lokasi. Lantas di mana kita tahu lokasi tersebut akan berkembang sesuai dengan peruntukan ? Gampang, Bro ! cek saja atau cari info ke bagian Pemerintah urusan Tata Kota, atau ke Badan Perencanaan Daerah.

Properti yang mempunyai return dan capital gain yang tinggi akan lebih baik jangan dijual dalam waktu singkat. Jika ini kamu laksanakan, maka sama saja kamu menyembelih angsa yang bertelur emas. Sebaliknya tunggu dulu hingga harganya naik kentara. Biasanya, kenaikan nilai properti akan sangatlah terasa sesudah lima tahun.


Ketiga, nilai tambah (added value) bisa didapatkan saat lahan tersebut dikembangkan. Belakangan banyak ditemukan pengembangan perumahan dalam skala kecil yang dikemas dalam bentuk cluster. Jika lahan termasuk strategis, bisa juga kavling tersebut dijadikan ruko.

Kerugian dari investasi jenis tanah terletak pada sisi likuiditas. Tanah tak akan cepat bisa dijual sebagaimana emas, ataupun surat bernilai. Nilai/ harga yang besar tentu saja saja menjadi pertimbangan pembeli sebelum memutuskan membeli suatu tanah.

Investasi Emas

Emas ialah penjaga kekayaan. Emas sanggup bertahan melawan gerusan inflasi. Setaknya begitulah sejarah membuktikan selama ribuan tahun. 

Keuntungan Emas :

  1. lebih gampang dicairkan, dijual, atau digadaikan. Mampu memenuhi kebutuhan mendesak seperti biaya pendidikan, membayar rumah sakit, membeli rumah. Lokasi penjualan bisa ke kios emas, pegadaian, bank-bank atau orang yang sedang membutuhkan emas.
  2. Harga emas cenderung stabil. Dan lagi, emas ialah alat yang dapat dipergunakan untuk menangkal inflasi yang kerap berlangsung setiap tahunnya. 
  3. bersama mempunyai emas, kamu bisa mengubahnya menjadi modal usaha. Emas yang kamu miliki jangan langsung dijual dan ditukar menjadi uang, tetapi digadaikan.
  4. Memiliki emas sama sekali minim resiko termasuk bebas biaya pajak. Hal ini berdasar pada peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor 15/Pj/2011 Tentang Perubahan Atas Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor Per-57/Pj/2010, Tentang Tata Tekhnik Dan Prosedur Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22 Sehubungan bersama Pembayaran Atas Penyerahan Barang Dan Kegiatan Di Bidang Impor Atau Kegiatan Usaha Di Bidang Lain. Bagi setiap pemilik emas batangan seberapa pun berat dan banyaknya tak akan dikenakan pajak, karena emas ialah komoditi produksi.
  5. Investasi emas juga sangatlah menguntungkan karena tak gampang rusak, sangatlah tahan terhadap korosi atau pengaratan.  

Kerugian :

1. Bisa dengan gampang hilang kalo cerubuh dan pikun. Bisa juga digondol orang, Bro.

Tips : Jangan membeli emas di saat dollar menguat terhadap nilai tukar rupiah, atau, membeli di satu kios/ pegadaian yang memberi syarat garansi dengan membebani nilai rupiah tertentu saja, termasuk ongkos kirim. Jatuhnya cukup mahal. Bisa disiasati dengan membeli logam emas lantakan, atau, membeli logam mulia langsung di gerai emas ANTAM.