Sunday, December 14, 2014

Pahami Dulu Investasi Saham Dengan Sederhana
Investasi memanglah banyak jenisnya, salah satunya adalah investasi saham. Investasi jenis ini menurut info memanglah yang paling rumit diantara investasi lainnya. Kenapa paling rumit? Karena mesti terus memperhatikanlah perkembangan market yang bersifat teknis sehingga mesti terlebih dulu mempelajari dengan baik. Memang ada cara gampangnya yakni lewat jalur investasi reksadana atau sebagai bagian investor utama dalam perusahaan.

 Investasi jenis ini menurut info memanglah yang paling rumit diantara investasi lainnya Pahami Dulu Investasi Saham bersama Sederhana

Seperti yang sudah anda dengar menyangkut saham, maka bila menyangkut dengan investasi saham arti sederhananya adalah anda membeli saham pada perusahaan dan saham yang anda beli bisa naik atau turun nilainya dan anda pun mendapat laba perusahaan sesuai persen atas saham anda. Jadi anda bagian dari pemilik perusahaan.

Tekhnik mempunyai saham tentu saja tidaklah sama, ada yang langsung dari dalam dengan terlebih dulu mengamati sistem dan arus kas perusahaan atau disebut juga Inside Investor. Bagi orang yang tak mempunyai banyak modal, tentu saja mesti membeli saham di market saham (Bursa Efek Indonesia) yakni menjadi Outside Investor.

Kalau anda belum siap jantung anda berubah-ubah seiring perubahan market, tak mempunyai banyak waktu, pengetahuan yang minim, dan bermodal minim juga, maka tak cocok melaksanakan investasi saham dari luar. Pun, investasi dari dalam pun anda belum cocok karena tak mempunyai banyak modal. kamu cuma bisa melaksanakan investasi reksadana karena akan ditangani manajer investasi.

Sebelum terjun ke investasi saham kelas besar, alangkah baiknya memanglah mesti terlebih dulu membangun bisnis yang mempunyai manajemen yang baik dan bisa berjalan sendiri tanpa ketibaan anda. Dari sinilah anda akan memahami keadaan perusahaan dan cara menanganinya sesuai keadaan market. kamu pun akan memahami perihal saham perusahaan yang turun atau naik sebagai modal anda untuk investasi saham di perusahaan lain, baik dari dalam atau dari luar perusahaan.

Ketika anda berniat pensiuan dalam perusahaan anda, anda menjual perusahaannya ke orang lain, anda bisa melaksanakan aktivitas investasi lewat jalur investasi saham. Karena memanglah anda sudah memahami seluk-beluk perusahaan. kamu cuma menganalisis bagaimana perusahaan yang menjadi target investasi bisa untung jangka panjang atau tak. bersama memahami arus kas perusahaan, anda bisa memutuskan untuk berinvestasi atau tak.

Ada sembilan (9) kontrol Inside Investor yang bisa anda dapatkan ketika melaksanakan investasi saham dari dalam perusahaan menurut pemaparan Robert Kiyosaki dalam buku Guide To Investing yakni:

  1. Kontrol atas diri sendiri
  2. Kontrol atas rasio penghasilan/pengeluaran dan aset/libiaitas
  3. Kontrol atas manajemen investasi
  4. Kontrol atas pajak-pajak
  5. Kontrol perihal kepasan waktu dalam penjualan dan pembelian saham
  6. Kontrol atas transaksi-transaksi pialang
  7. Konrol atas E-T-C (entitas, waktu dan karakteristik)
  8. Kotrol atas syarat-syarat dan keadaan perjanjian
  9. Kontrol atas akses info

Arti dari sembilan kontrol di atas adalah untuk meminimalisir resiko investasi yang berlangsung. Karena anda bagian dari pemilik saham utama perusahaan, anda akan mendapatkan sembilan kontrol di atas. Walau demikian, tentu saja tak 100% benar pemaparan dari Robert Kiyosaki di atas karena bisa saja tidaklah sama di tiap negara seperti kontrol atas pajak.

Ketika anda belum pernah membangun investasi bisnis sendiri, bagaimana bisa untuk melaksanakan investasi saham dari dalam perusahaan itu sendiri? kamu cuma akan berjalan tanpa melihat keadaan jalan. Solusinya, anda bermain investasi saham ke jalur luar yakni bermain di market saham dalam melaksanakan transaksi saham. Kalau dari luar alias sebagai Outside Investor, tentu saja tak ada kontrol-kontrol investasi seperti yang dimilki Inside investor. Artinya, investasi seperti ini besar resikonya sehingga mesti betul-betul kaya info.

Wednesday, December 24, 2014

Memilih Reksadana Syariah – Benar-Benar Syar’i
Memilih reksadana syariah? Pentingkah? Banyak sekali program investasi, baik dalam investasi emas atau properti. Semakin banyak program investasi yang menggiurkan maka semakin banyak juga bentuk investasi yang tak sesuai syariah. Program investasi memanglah rawan pelanggaran syariah, sehingga anda perlu berhati-hati dalam memilih bila memanglah anda masihlah memilih jalan aman dunia-akhirat. Itulah kenyataan yang berlangsung dalam dunia investasi.

 baik dalam investasi emas atau properti Memilih Reksadana Syariah – Benar-Benar Syar’i

Bagaimana memilih investasi reksadana syariah yang betul-betul syar’i? Memang susah. Karena memanglah prinsip pengelolaan dana investasi masihlah mengandalkan berbagai macam perusahaan. Manager investasi bisa saja mengandalkan perusahaan yang memperjual-belikan produk yang terlarang. Atau memanglah memperjual-belikan produk yang halal, namun masihlah mengandalkan peminjaman riba dalam pengelolaan bisnisnya. Bisa disebut, kira-kira hampir 50% mustahil bisa mendapatkat reksadana syariah di dunia, berkemungkinan.

Bila anda ingin tahu kenapa susah memilih reksadana syariah, anda bisa melihat pembahasan di bawah. Pembahasan yang akan dijelaskan, juga termasuk sebagai cara memilih investasi yang syar’i.

Ketahui Jenis Reksadana Yang Diambil Manajer Investasi

“Menurut Undang-undang Pasar Modal nomor 8 Tahun 1995 pasal 1, ayat (27): “Reksadana adalah tempat yang dipergunakan untuk mengumpulkan dana dari masyarakat Pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi.” (dikutip dari wikipedia).

Dari pernyataan di atas menandakan bahwasanya manajer investasi yang menangani dana investasi masyarakat akan melaksanakan pengelolaan dalam dunia investasi saham, obligasi, dan yang lainnya. Bila memanglah bermain dalam bursa saham, tentu saja yang berlangsung banyak kasus adalah cuma “permainan uang” saja. Berbeda bila manajer investasi melakuakn investasi dari dalam perusahaan, maka dana akan dikelola dengan baik atas dasar kontrol si manajer. Tapi, apa mungkin bisa berinvestasi saham dilaksanakan dari dalam perusahaan ketika berjenis reksadana?

Dari hal mengetahui jenis reksadana saja, susah memilih jenis reksadana syariah. Bila memanglah ada reksadana yang berlabel syariah, mesti betul-betul diselidiki, jangan sampai cuma cuma membawa stampel “Syariah”. Namun biasanya jikalaulau reksadana berlabel syariah sudah ada dewan pengawasnya.

Ketahui Tempat Perusahaan Dalam Pengelolaan Dana Investasi Reksadana

kamui saja investasi reksadana syariah masuk dalam dunia bursa saham, obligasi dan lainnya yang memanglah sesuai syariah. Misalkan saja seperti itu. Namun walau seperti itu, tetap saja sebagai investor cerdik mesti bertanya-tanya, “bermain dalam saham perusahaan seperti apa yang dilaksanakan manajer investasi?” Apakah akan membeli saham perusahaan yang mengelola daging babi, minuman beralkohol atau lainya? Tentu mesti tahu hal itu. Dan itu juga yang membikin susah memilih investasi reksadana syariah.

Manajer Reksadana Memilih Jalur Investasi Konvensional

Bila memanglah banyak sekali kebimbangan dalam investasi reksadana, sebagai solusi bisa saja melaksanakan investasi reksadana dalam bentuk konvensional. Bila mengandalkan perusahaan yang sudah masuk dalam bursa saham (Bursa Efek Indonesia), tentu saja akan terjebak dalam permainan uang. Maka lebih baik mempergunakan perusahaan biasa, yang memanglah perusahan itu belum masuk dalam bursa saham. Tekhnik seperti itu memungkinkan bisa berinvestasi langsung ke dalam perusahaan dan mempunyai kontrol atas investasinya. Tentunya, hal ini bergantung manajer investasi dalam mengelola dana masyarakat.

Untuk kelancaran investasi reksadana secara syariah, memanglah mesti bekerjasama terlebih dulu dengan sejumlah perusahaan yang termasuk dalam perusahaan syariah. Memang agak konyol, belum tentu saja dana masyarakat yang terkumpul bisa masuk ke dalam “daftar investor”. Namun pada intinya, terlebih dulu ada kerjasama antara manajer investasi dan sejumlah perusahaan terkait supaya mempergampang jalannya investasi reksadana syariah.

Terpenting dana terkumpul banyak. Kontrol atas resiko investasi bisa tertinggi dipunyai manajer investasi. Ketika pengelolaan dana, sukses mendapatkan laba. Ketika menghasilkan laba, langsung bisa dibagi rata kepada para investor sesuai paket investasi yang diambil. Itulah konsep sederhana investasi reksadana yang sebenarnya tak perlu penjelasan menjelimet.

Memang sepertinya bentuk konvesnsional perlu strategi khusus supaya memikat masyarakat. Namun itulah perkiraan analisis dalam dunia investasi reksadana syariah yang sesuai syar’i.

Bila ingin lebih sederhana, carilah lembaga reksadana (manajer investasi) yang berlabel syariah. Namun tetap mesti melaksanakan analisis untuk mepercayakan.

Sunday, December 7, 2014

Pengertian Investasi: Jangka Pendek dan Panjang
Sudah mau berinvestasi? Bila sudah, apa sudah faham menyangkut pengertian investasi? Apakah pengertian investasi cuma cuma menanam modal (uang) dengan harapan mendapatkan laba di suatu saat nanti, baik jangkan pendek atau panjang?

 Apakah pengertian investasi cuma cuma menanam modal  Pengertian Investasi: Jangka Pendek dan Panjang

Memang kata investasi bisa dipergunakan untuk apa saja, bukan cuma untuk menanam modal atau yang bersifat finansial. Sebagai contoh, anda berinvestasi waktu untuk menjalani karir kerja atau pendidikan. Banyak orang yang seringkali mempergunakan kata investasi untuk hal-hal yang tak menyangkut dengan finansial.

Padahal, secara bahasa sendiri pengertian ‘investasi’ cuma menyangkut dengan masalah finansial, bukan dengan hal-hal lain. Kalau melihat pengertian investasi menurut sumber terpercaya pun seperti Wikipedia, pengertiannya tetap cuma menyangkut dengan masalah finansial sebagai sasaran utamanya.

Dalam hal pengertian investasi, mencoba untuk mengulas cuma menyangkut investasi yang menyangkut dengan finansial.

Berkaitan dengan pengertian investasi, investasi pun masihlah berlangsung perbedaan pengertian. Menurut investor yang sudah ahli dalam dunia investasi, seseorang yang disebut sudah berkiprah dalam dunia investasi bukan berarti ia adalah seorang investor. Padahal, secara bahasa sendiri, orang yang seringkali melaksanakan investasi berarti adalah seorang investor. Ini menandakan bahwasanya pengertian investasi dalam hal finansial pun tidaklah sama menurut, bergantung orang yang melaksanakan investasinya.

Maka di sini akan menerangkan pengertian investasi menurut jangka saatnya. Karena dengan cuma melihat jangka waktu dalam melaksanakan investasi maka akan melihat perbedaan sikap dua golongan yang melaksanakan investasi.

Pengertian Investasi Jangka Pendek dan Panjang:

Pengertian investasi jangka pendek ini, tentu saja anda sudah mengertahuinya. Jelas, karena jangka pendek maka yang akan dilaksanakan adalah hal-hal yang bersifat instan alias instan menghasilkan uang atau laba.

Kalau investasi jangka panjang, tentu saja seperti orang yang sedang melaksanakan perjalanan jauh, yang membutuhkan waktu, tenaga dan pikiran. Baru sesudah menjalani perjalanan panjang maka akan sampai ke tempat sasaran.

Berikut penjelasannya lengkapnya.

Perencanaan Investasi

Karena cuma memprioritaskan investasi jangkan pendek, maka tak membutuhkan perencanaan investasi yang jelas. Kalau pun mereka terjebak dalam investasi jangka panjang, pun tetap mereka tak mempunyai perencanaan investasi yang jelas. Karena memanglah sudah menjadi karakter si investor dalam jenis ini.

Golongan yang memprioritaskan investasi jangka panjang, maka mereka akan mempunyai perencanaan-perencanaan yang matang dan jelas. Seperti orang yang akan menjalankan perjalanan yang jauh, maka akan membikin perencanaan perjalanan yang akan dijalankannya.

Kalau pun investor ada langkah untuk investasi jangka pendek, tentu saja hal ini untuk kepentingan investasi jangka panjangnya. Seperti mau berangkat menuju perjalanan jauh, tentu saja akan menjalani perjalanan pendek terlebih dulu seperti dari rumah ke jalan raya.

Keuntungan Investasi

Seorang yang cuma memprioritaskan investasi jangka pendek, tentu saja karena ingin segera menikmati hasilnya. Biasanya, seorang yang terjun dalam dunia investasi jangka pendek akan melaksanakan aktivitas seperti jual-beli saham di bursa. Ketika harga saham sedang naik, maka akan segera menjualnya. Namun ketika saham sedang turun, maka akan segera membelinya. Investor jenis ini sebenarnya bukan investor namun cuma trader alias broker.

Namun, seorang yang memprioritaskan investasi jangka panjang, tak terdampak menyangkut hal-hal yang dilaksanakan investor kelas broker. Baik harga saham sedang turun atau naik, tetap dalam pendirian perencanaan. Bahkan, investor jenis ini membeli saham langsung dari dalam perusahaan alias mengetahui keadaan keuangan perusahaan dan sistem sebelum melaksanakan investasi.

Begitu juga dalam hal investasi di properti, emas, dan lainnya, tak memikirkan laba jangka pendek. Sehingga, jikalaulaupun harga properti sedang naik, bila belum sesuai dengan rencana investasinya maka tak akan menjual properti yang dipunyainya.

-----

Begitulah, pengertian investasi dan pengertiannya menurut jangka waktu yang dilaksanakan seseorang dalam aktivitas investasi. Ke depan, akan menerangkan berbagai macam masalah menyangkut dunia investasi dan pengelolaannya.

Thursday, December 18, 2014

Resiko Investasi Yang Tidak Penuh Resiko
Segala sesuatu dari perjalanan hidup memanglah mempunyai resiko termasuk resiko investasi. Tidak ada hidup yang tanpa resiko. Bila memanglah kamu berkemauan hidup 100 tahun lagi, berarti ada berbagai macam resiko yang mesti dihadapi yang salah satunya adalah resiko keadaan hari tua. Begitu juga dalam hal investasi, pastii ada saja resiko. Mustahil tak ada 100% bebas resiko. Itu artinya, kamu tak perlu memikirkan bagaimana semestinya memilih investasi yang tak ada resikonya namun lebih kepada bagaimana resiko yang ada dalam investasi tak penuh resiko.

Segala sesuatu dari perjalanan hidup memanglah mempunyai resiko termasuk  Resiko Investasi Yang Tidak Penuh Resiko

Seperti halnya perjalanan mobil, kamu menyetir dengan berhati-hati supaya tak berlangsung resiko kecelakaan. Bila memanglah terlalu khawatir terkena resiko kecelakaan maka kamu tak perlu melaksanakan perjalanan dengan mempergunakan kendaraan mobil. Itu artinya, kamu tak pernah pergi jauh. Betul? Begitu juga dalam perjalanan kendaraan investasi seperti dalam investasi emas, maka kamu akan melaksanakannya dengan penuh perencanaan yang matang demi meminimalisir resikonya. Bila memanglah takut berinvestasi di dalam emas, maka kamu tak perlu melaksanakannya. Itu artinya, kamu tak pernah merasakan perjalanannya.

Semua perjalanan hidup termasuk dalam menjalankan satu investasi mempunyai resiko. Namun tak semua yang mempunyai resiko betul-betul penuh resiko. Orang yang memanglah bisa mengendarai mobil di jalan raya dengan baik jauh lebih kecil resikonya daripada orang yang baru belajar mengendarai mobil di jalan raya. Kecil besarnya satu resiko investasi, bergantung individiu yang melaksanakannya. Semakin pintar dalam menjalankan investasi properti, sebutkanlah begitu, maka semakin kecil resiko yang dilaksanakan untuk menjalankan investasi dalam properti.

Berikut ada sejumlah hal yang membikin investasi tak penuh resiko. Tentunya, supaya kamu bisa menjalankan dunia investasi dengan skill, pengetahuan, perencanaan yang matang sebesar resiko di dalam menjalankan investasinya.

Harus Terlatih Sejak Dini Mengenai Dunia Investasi

Ketika kamu menghendaki satu bisnis dijadikan lahan investasinya alias investasi di bisnis, tentu saja terlebih dulu mesti belajar dan praktek kecil-kecilan bagaimana membangun satu bisnis bersistem alias “startups”. Berawal dari memahami sistem bisnis kelas kecil, kamu bisa merencanakan pengerjaan sistem bisnis untuk kelas besar. Tentunya, dalam segi membangun tim, membikin manajemen bisnis, strategi target pencapaian, dan hal lainnya mesti kamu pelajari sampai matang. Inilah suatu cara untuk meminimalisir resiko dalam menjalankan investasi bisnis.

Ketika kamu diwarisi satu perusahaan orang tuanya, apa yang akan kamu laksanakan ketika belum matang dalam hal dunia bisnis? Tentunya, investasi bisnis yang dibangun orang tuanya dengan susah-payah, hancur sekejap mata akibat diurus oleh kamu yang belum matang dalam hal dunia bisnis. Itu artinya, kamu menjaga investasi orang tuanya memanglah betul-betul penuh resiko.

Tidak Mengambil Investasi Yang Di Luar Kendali Investor

Ketika bermain investasi saham, ada dua cara yang akan dilaksanakannya. Bisa dilaksanakan dengan cara dari dalam dan ada yang dari luar.

Investasi saham dari dalam, bisa dilaksanakan melalui persyaratan sebagai investor ungulan sehingga si investor bisa mengakses banyak info yang ada diperusahaan terutama sekali dalam hal keuangan. bersama mengetahui potensi keuangan dan mengaitkan pada manajemennya, bila rupanya bagus maka si investor akan sukarela berinvestasi saham dari dalam perusahaan. Hal itu dilaksanakan untuk mendapatkan kendali investasi yang memanglah kuat. Resiko yang dihasilkan akan kecil diperbandingkan laba yang akan didapatkankannya.

Berbeda bila melaksanakan investasi saham dari luar, yakni lewat jalur investasi reksadana atau langsung bermain di market saham (Bursa Efek Indonesia), maka sebagai seorang investor tak mempunyai kontrol atas investasi yang dilaksanakannya. Seorang investor cuma menjadi pengamat dalam hal mengamati pergerakan harga saham. Memang ada kontrol diri untuk mengetahui kapankah mesti jual dan kapankah mesti beli, namun kekuatan kontrol dirinya memanglah kecil diperbandingkan kontrol diri yang dilaksanakan investor dari dalam perusahaan.

Wednesday, December 23, 2015

Saham, antara Deviden dan Capital Gain
Sekarang, investasi saham sudah mulai rame, dan bahkan sudah menjadi gaya hidup di golongan investor-investor muda. Apa sih pengertian saham ? apa pula yang ingin diraih dari saham ?

Saham ialah  satuan nilai atau pembukuan dalam berbagai macam instrumen finansial yang merujuk pada bagian kepemilikan satu perusahaan. Tekhnik gampangannya, dengan membeli saham, anda turut serta menjadi pemilik perusahaan, Right ?, walaupunpun prosentase kepemilikan cuma sekian nol koma persen, yang jelas, porsi kepemilikan anda dicatat oleh lembaga pencatat. Dan jikalaulau ada RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham), anda punya hak untuk berpendapat. Tapi catet, kalo porsi kepemilikan saham kecil, kecil pula berkemungkinan pendapat ente didengar. Yang jelas RUPS pastii nyediakan makanan, lah. 

Lantas, apa yang anda cari dari saham ? yang dicari dari saham ada dua, yakni :
  1. Deviden alias bagi hasil laba.
  2. Capital gain.
Deviden ini boleh kita sederhanakan pengertian macam koperasi bagi-bagi SHU alias sisa hasil usaha, sedangkan Capital gain ialah selisih harga pada saat beli dengan harga mutakhir sekarang. Capital gain bisa menjadi capital loss jikalaulau saja nilai saham yang kita beli di masa lalu menjadi turun di masa tiba. 

Berapa sih rata-rata imbal hasil investasi di dunia per-saham-an ini ?
berdasar pengalaman, rata-rata pertahun antara 20 % imbal hasil cuma dari capital gain. Sedangkan dari Deviden, rata-rata umum perusahaan membagi deviden di kisaran 2 %, walaupunpun ada pula kasus yang membagi deviden hingga nyaris 10 % dari nilai saham saat itu. Wow ! legit benar, Bro. Mana ada yang ngasih bonus 10 % setahun untuk investasi. Deposito aja cuman 6 % (Kasus ini kasus deviden Bank Jatim (BJTM) dan Bank Jabar Banten (BJBR). 


Capture screen on : googling Deviden Bank Jatim

Hayo ! jangan cuma mikirin laba ! Pada dasarnya investasi Saham ialah investasi yang mempunyai tingkat resiko tinggi. Bukan cuma laba yang membayangi, kerugian juga menghadang jikalau perhitungan kita tak sesuai dengan pergerakan market. Yang jelas, berinvestasi saham mesti dimulai dari pengetahuan, dan pengetahuan yang cukup pastiilah akan meminimalkan resiko. Toh, tak ada pekerjaan yang tak beresiko, kan ? Tukang Pijit aja punya resiko keseleo jempol !



www.richwayout.blogspot.com (artikel investasi)

Friday, December 12, 2014

Pengertian dan Cara Investasi Reksadana
Banyak orang yang merasa bingung dengan dunia investasi dan tata caranya terutama sekali perihal cara investasi reksadana. Patut diakui memanglah seperti ini. Dunia investasi seperti hutan rimba, bila tak tahu kosakata atau jalan bercabang-cabang dari investasi maka akan tersesat di jalan. Investasi membingungkan karena memanglah mempunyai banyak kosakata yang tidaklah sama dari jenis invesasi dan orang yang tidaklah sama.

Banyak orang yang merasa bingung dengan dunia investasi dan tata caranya terutama sekali perihal  Pengertian dan Tekhnik Investasi Reksadana

Namun anda tak perlu belajar dari nol menyangkut cara investasi. Cukup membutuhkan orang yang bisa dipercayai dalam mengelola investasi anda. Membutuhkan manajer investasi dalam hal ini. Biasanya, manajer investasi ini menangani sejumlah investor lain dan mengumpulkannya untuk melaksanakan pengelolaan investasi. Inilah yang disebut reksadana alias menjaga investasi para pemilik modal.

Lebih jelas menyangkut pengertian investasi reksadana, anda bisa perhatikanlah definisi di bawah: Sumber

Menurut Undang-undang Pasar Modal nomor 8 Tahun 1995 pasal 1, ayat (27): “Reksadana adalah tempat yang dipergunakan untuk mengumpulkan dana dari masyarakat Pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi.”

Terdapat Tiga Unsur Penting Dalam Pengertian Reksadana Yaitu:

  1. Memiliki dana dari para investor
  2. Diinvestasikan pada efek yang dikenal dengan instrumen investasi
  3. Ada pihak ahli yang menangani investasi reksadana yakni manajer investasi

Bagaimana Tekhnik Investasi Reksadana Yang Benar Dan Di Tempat Yang Terpercaya?

Perlu diingat bahwasanya, investasi adalah seperti hutan rimba. Bila memanglah anda tak tahu menyangkut kosakata perihal investasi, jangan melaksanakan investasi. Kecuali anda cuma membangun investasi properti sendiri. Misal anda ingin membangun kos-kosan, ruko, atau kios, maka anda cuma meminjam ke bank lalu bangun properti sampai untung. Atau anda cuma cuma investasi emas batangan yang akan diurus dan disimpan sendiri.

Reksadana mungkin cukup menolong dalam menangani investasi anda. Manajer reksadana yang sebagai perantara antara anda dengan investasi saham dan lainnya, akan mengelola dana sampai mendapat laba.

Ada sejumlah cara investasi reksadana yang mesti anda perhatikanlah sebelum melaksanakan untuk berinvestasi di dalamnya.

Tujuan Investasi kamu Benar

Bila sasaran anda di investasi reksadana adalah ingin kaya, maka ini salah arah. Investasi reksadana tak membikin anda kaya. Kalau pun anda kaya, karena sebelumnya memanglah anda sudah kaya. Investasi 1 miliar, menghasilkan 5 miliar memanglah hal yan wajar. Jadi, jikalaulau membuat anda kaya, lebih baik jangan memilih jenis investasi ini.

Hal ini untuk mengamankan dari para manajer investasi abal-abal yang cuma ingin mefaedahkan uang anda saja dengan mengiming-imingi kaya-raya.

Manajer Investasi Reksadana Harus Terdaftar Dalam BAPEPAM

Ada banyak manajer investasi yang secara sah terdaftar dalam BAPEPAM. Biasanya, manajer investasi yang terdaftar jauh lebih bisa serius dalam menangani dana investasi termasuk menangani bagi hasilnya. Untuk itu, hindari atas nama “kepercayaan yang tak pastii”.

Jenis Investasi Yang Dilaksanakan Manajer Investasi Reksadana Harus Jelas

Manajer reksadana yang terpercaya akan menerangkan jenis investasi reksadana yang akan dilaksanakannya. Hal ini untuk memantapkan sang calon investor sebelum ngasih dananya ke pihak manajer reksadana.

Jenis reksadana sebagai berikut:
  1. Reksadana Saham
  2. Reksadana Pendapatan Tetap
  3. Reksadana Pasar Uang
  4. Reksadana Index

Investasi Reksadana Yang Dilaksanakan Manajer Investasi Reksadana Memang Sesuai Syariat

Dalam dunia investasi, memanglah rawan keharaman. Bila anda seorang muslim tak jeli dalam investasi yang dilaksanakan manajer reksadana, maka uang yang akan diinvestasikan bisa saja masuk dalam jalur haram alias terlarang dalam syareat. Memang susah menentukan halal dan haramnya karena anda belum faham pengelolaan investasi yang dilaksanakan manajer. Bila bimbang, tinggalkan saja.

Sistem Pembagian Keuntungan Harus Jelas

Bila memanglah ada sistem kelas dalam permodalan, tentu saja pembaginya pun tidaklah sama tiap kelasnya. Kelas tertinggi akan mendapat laba jauh lebih besar. Alangkah baiknya bila permodalan tiap investor memanglah sama tiap kelasnya.

Mengikuti Investasi Teman atau Sodara Yang Sudah Mendapat Keuntungan

Alangkah baiknya bila memanglah mengikuti kawan atau sodara yang sudah mendapat laba dalam reksadana. Hal ini untuk memantapkan anda dalam investasi jenis ini. Bila memanglah belum ada yang berinvestasi, setaknya mencari info menyangkut orang yang sudah mendapat laba.

Saturday, December 13, 2014

Investasi Adalah Rencana, Apa Rencana Anda?
Apakah anda bagian dari aktivitas dunia investasi? Bila memanglah bagian dari dunia tersebut, rencana apa yang sedang anda laksanakan? Apakah cuma investasi uang, berdoa dan berharap menjadi orang kaya? Atau mungkin anda berkemauan mengamankan uang saja dari aktivitas investasi walau nilai uang yang anda miliki terus saja merasakan penurunan. Atau bagaimana?

 Atau mungkin anda berkemauan mengamankan uang saja dari aktivitas investasi walau nilai  Investasi Adalah Rencana, Apa Rencana kamu?

Banyak orang yang melaksanakan investasi, namun tak mempunyai kejelasan rencana dari aktivitas berinvestasi yang dilaksanakannya. Bisa juga cuma rencana kecil-kecilan, cuma deposito dan berharap mendapat bunga. Atau rencana jangka pendek, seperti membeli emas, satu satu tahun selanjutnya harga naik, sesudah itu segera menjualnya.

Investasi yang betul-betul investas pastii memenuhi rencana jangka panjang. Orang yang melaksanakan investasi jangka panjang, itulah investor sejati. Mereka bukan cuma klaim investor yang sebenarnya penjual alias trader. Mereka membikin rencana-rencana investasi yang matang supaya mencapai sasaran dari rencananya. Untuk itu, bila memeng mesti memenuhi target jangka panjang, buatlah rencana-rencana besar yang realistis bukan spekulatif.

Banyak orang terjun dalam dunia investasi saham, atau bisa ke investasi properti, mereka cuma melaksanakan aktivitas sebatas transaksi. Mereka mefaedahkan kendaraan investasi (saham dan properti) yang seringkali digunakna para investor sebagai aktivitas jual-belinya. Bila harga saham atau properti sedang turun, mereka mencari penjual. Namun ketika harganya sedang naik, cuma menunggu sejumlah tahun langsung menjualnya. Tidak ada beda dengan aktivitas jual-beli yang lainnya. Bila seperti itu disebut investasi dan yang melaksanakannya disebut investor, apa kata dunia?

Untuk itu, bila anda ingin disebut sudah melaksanakan investasi dengan baik dan berhak menyandang gelar investor, anda cukup melaksanakan 2 hal yang akan dijelaskan di bawah:

Buatlah Rencana dan Tujuan Investasi

Ada banyak sekali rencana investasi yang ada di kepala anda, mungkin. Namun rencana investasi apa yang cocok untuk anda? Bila sudah mempunyai rencananya, otomatis memanglah ada sasaran yang ingin dicapainya. Tujuan yang pas dari rencana investasi anda apa? kamu pun mesti berani menentukannya.

Investasi adalah target jangka panjang, bukan karena permainan market. Untuk itu, membikin rencana investasi mesti memenuhi jangka panjang melaksanakan investasi.

Sebagai misalnya, rencana investasi anda adalah:
  • Membangun satu 5 bisnis yang berjalan sendiri
  • Membangun satu 10 invesatasi properti ruko hasil pasif income bisnis
  • Investasi emas batangan 1000 gram sebagai pefaedahakn hasil pasif income ruko dan bisnis
  • Melaksanakan investasi reksadana dan deposito
  • Menabung biasa untuk kebutuhan sehari-hari walau berharap bunganya

Tujuan melaksanakan rencana investasi di atas, karena memanglah anda menghendaki keamanan, kemenggembirakanan dan kekayaan finanasial di hari tua. Juga, berharap supaya ke-5 anak bisa mendapatkan hak waris ketika anda sudah meninggal dunia. Sehingga dalam membikin sasaran pun mesti mempunyai target saatnya.

Jangan Terdampak Keadaan Pasar

Orang penjual alias trader yang mefaedahkan jenis-jenis investasi adalah orang yang terdampak keadaan market. Memang melaksanakan investasi, namun karena sudah terlanjur tertarik dengan aktivitas jual-beli, ia akan mengikuti ke mana market bergerak. Sehingga cuma belanja barang dan menjualnya. Bila memanglah anda berinvestasi yang sebenarnya dan menjadi investor sejati, jangan terdampak dengan keadaan market.

Memiliki banyak rencana investasi adalah salah satu bentuk bagaimana anda bisa tetap menjaga yang sebagai investasi utamanya. kamu bisa saja menjual salah satu investasi sampingan, misalnya investasi emas batangan, demi menuruti kemauan market. Kebetulan harga emas sedang tinggi-tingginya . Sebagai gantinya, anda punya rencana lain daripada cuma menjual aset investasi. Hasil laba, kamu melaksanakan investasi berikutnya ke hal lain atau semua uang hasil penjualan dipergunakan untuk kebutuhan yang mendesak seperti biaya rumah sakit atau lainnya.

Thursday, December 11, 2014

Cara Investasi : 3 Jenis Pendapatan Hasil dari Investasi
Bagaimana cara investasi anda? Tekhnik anda melaksanakan investasi uang atau tenaga akan menentukan jenis penghasilan yang tidaklah sama. Setaknya, cara yang anda laksanakan ini bisa masuk ke dalam 3 jenis penghasilan hasil investasi. kamu bisa menjadi seorang yang kaya dari aktivitas investasi atau malah menjadi orang yang rata-rata akibat pilihan investasi anda.

 Tekhnik anda melaksanakan investasi uang atau tenaga akan menentukan jenis penghasilan yang ber Tekhnik Investasi : 3 Jenis Pendapatan Hasil dari Investasi

Sebelum mengulas panjang lebar, anda mesti terlebih dulu memahami satu kata investasi. Silahkan anda membaca artikel yang sudah pernah ditulis menyangkut pengertian investasi. Tidak perlu susah, cukup mengklik judul: Pengertian Investasi: Jangka Pendek dan Panjang. Bila sudah membaca, dipastiikan anda akan memahami penjelasan yang akan disampaikan di bawah.

Sebuah pertanyaan sederhana, “Bila uang tak dicetak dengan kertas, apa bisa berinvestasi ke emas atau lainnya?” Karena kita mengenal istilah inflasi alias kemrosotan nilai tukar uang. Karena ada inflasi maka akibatnya ada investasi sebagai pengaman uang kertas. Bila tak ada inflasi, tentu saja bisa saja tak ada istilah investasi untuk hal lain namun ada investasi untuk hal lain yang tidaklah sama.

Tidak perlu dijawab panjang lebar, karena lebih baik mengulas menyangkut cara investasi dan akibat berinvestasi dalam menentukan perbedaan jenis penghasilan. Berikut adalah inspirasi pembahasan dari buku Guide To Investing dari Robert T Kiyosaki.

Jenis Pertama: Earned Income

Seperti yang sudah dijelaskan di artikel terdulu bahwasanya investasi bisa saja diartikan menanam modal atau uang yang memanglah secara umum sudah kita maklumi adanya. Investasi uang untuk emas disebut juga investasi emas, investasi uang untuk real estate (properti) disebut juga investasi properti dan lainnya. Inti dari investasi adalah adanya uang untuk kepentingan menghasilkan uang.

Namun apa mesti uang sebagai satu-satunya cara investasi? Tidak! kamu bisa memilih cara investasi dengan mengandalkan diri anda sendiri. kamu bisa menjadi pekerja profesional yang memanglah diperlukan perusahaan. kamu dan perusahaan sama-sama mendapat laba. Bila anda merasakan kenaikan jabatan sesudah jangka sejumlah tahun berarti nilai diri anda merasakan pusingkatan. Sejalan dengan naik jabatan, anda mendapat kenaikan penghasilan.

Tekhnik investasi yang anda laksanakan akan menghasilkan laba berupa penghasilan. Tekhnik ini tak bisa membikin anda kaya, namun aman tetapi tak menggembirakan. Karena investasi yang anda laksanakan bergantung anda dan keadaan perusahaan anda. Inilah Earned Income.

Jenis Kedua: Portofolio Income

kamu sedang bermain saham atau anda juga bermain dalam reksadana sebagai cara investasi anda? Bila memanglah anda melaksanakan investasi di salah satu atau kedua itu, berarti penghasilan anda masuk dalam golongan Portofoio Income. Tekhnik investasi dengan model ini memanglah paling populer, karena memanglah gampang dalam melaksanakan dan memeliharanya. Karena cukup menunggu waktu yang pas untuk bisa mendapatkan laba berlipat-lipat. Walau untuk investasi saham, mungkin akan kerepotan menjalankannya bila memanglah belum menjadi ahli dalam hal ini.

Jenis Ketiga: Pasif Income

kamu sudah mempunyai kontrakan rumah atau kos sebagai cara investasi anda? Bila sudah punya, penghasilan anda masuk dalam ketagori Pasif Income. Inilah investasi yang paling bisa membikin anda kaya raya dengan cara yang aman dan menggembirakan. Tidak cuma menunggu harga properti naik, anda pun bisa membikin penghasilan lain selain dari menjual properti yakni dengan cara menyewakan properti anda pada orang yang membutuhkan. Walau demikian, cara investasi yang ini juga menyangkut dengan strategi bisnis. Kaya atau taknya bergantung bagaimana properti dan memarketingkan propertinya.

Baca juga: Beli Properti Sekarang Juga - Bila Tidak?

***

Penjelasan cara investasi dan jenis penghasilan dari hasil investasi di atas kita harapkan bisa memperkaya pengetahuan anda sebelum melaksanakan investasi. Bila memanglah anda mau kaya, tak cocok menjadi karyawan profesional sebagai cara anda berinvestasi. Namun bila memanglah mau aman dan sedikit cukup menyita waktu, silahkan menjadi karyawan. Bila ingin kaya dengan cara santai, silahkan menjadi investor properti.

Monday, December 28, 2015

Investasi dan Imbal Hasil
Apa yang ingin diraih dari investasi ? tentu saja saja imbal hasil. Imbal hasil bisa bersifat bahan, bisa pula bersifat sosial [memanglahnya ada ?]. Ada, Cing ! Semisalnya Ente meminjamkan uang kepada kawan yang membutuhkan modal dengan perjanjian sharing saham, padahal Ente tak berminat, namun Ente masihlah saja memutuskan untuk berinvestasi kepada usaha kawan Ente, maka Ane percaya bahwasanya keputusan Ente menanamkan modal -semuanya disokong oleh pertimbangan sosial. Ente sudah bermurah hati. Dan Ane percaya ganjaran Ente kelak bisa ditemui di Sorga dalam bentuk yang jauh lebih baik [Omongan Lu kayak Pak Haji Aje !]. hehehehe ..  tetapi khan ada benarnya, Bos.
sumber gambar : forum.detik.com
Begini-begini, terlepas dari keputusan yang bersifat sosial tadi, sebenarnya ber-investasi pastiilah didasarkan ingin mendapatkan laba. Nah, "iming-iming" mendapatkan laba cepat bermodal modal nekat ini seringkalikali menggiring seseorang terperangkap dalam Lembah Hitam investasi bodong [Pyuh ! bahasa Lu hiperbolis bingiitts]. Iya, Bro. Manusia mana, sih, yang tidak "ngiler" mengimajinasikan investasinya berkembang 100% dalam waktu 2 minggu, atau, manusia mana, sih, yang tidak "ngengkol" jakun saat ditawarin investasi dengan imbal 3000 % dalam waktu setahun. Nggak ada, Bro. Ane percaya tidak ada. Yang tidak tergiur tawaran "gitu-gitu" itu cuman ayam dan bebek. Selama manusia yang ditawarin masihlah waras dan bernafas, mereka sudah pastii tergiur. Namun dapat dipastiikan manusia yang tergiur itu ialah manusia yang tak berpengetahuan dalam hal finansial, atau istilahnya tak "melek" terhadap investasi jenis "Asbabul Abab" [apaan lagi, tuh ? jangan pake istilah planet lain napa !]. Investasi Asbabul Abab ialah investasi yang berkembang dan bertahan hidup dengan cuma mengandalkan omong kosong para marketingnya.
   
Investasi Bodong (sumber : OJK)

Nah, berapa sih imbal hasil wajar satu investasi ?

Macem-macem, Bro. Banyak parameter yang menentukan. Namun parameter utamanya ialah jenis investasi.

Semisalnya investasi di bidang Property, di sejumlah lokasi yang premium, imbal hasil pertahun bisa mencapai 50% hingga 100%. Tapi tentu saja saja angka tersebut taklah linier sepanjang tahun, karena tentu saja saja, investasi ini didampaki oleh supply-demand yang jelas-jelas bersandar pada daya beli masyarakat.

Untuk investasi di bidang per"saham"an, imbal hasil dalam keadaan normal rata-rata mencapai 20%. Tapi tentu saja saja investasi jenis ini mempunyai potensi kerugian yang sebanding dengan "gain" yang akan diraih. Sedangkan untuk turunan dari saham, semisalnya "option", memanglah mempunyai imbal yang lebih besar dari investasi saham, tetapi patut dicatet, potensi kerugian juga semakin tinggi seandainya investor tak membekali dirinya dengan pengetahuan yang dapat memperkecil resiko. [tumben, serius amat bahasanya]. Jadi, semisalnya ada agen atau marketing nawarin jenis investasi yang menghasilkan imbal hasil di atas 20%, namun dia mengatakankan jikalau uang akan ditaruh di satu deposito, maka sudah pastii alias haqqul yaqin bahwasanya investasi tersebut masuk dalam kategori ASBABUL ABAB. Bisa termehek-mehek kalo Ente sampe kena jeratan investasi jenis ini.

Kasus lain Reksadana, berapa sih imbal Reksadana ini ? bisa 10% - 15 %, terkait jenis reksadana yang diambil, serta terkait pula kepiawaian dari manajer investasi. Pengalaman Ane yang pernah ditelepon Marketing satu magement asset Reksadana, beliau berkata jikalau pengalaman tahun 2014, reksadana yang mereka kelola sanggup menghasilkan imbal hasil sebesar 10%, padahal nih, Bro, management asset mereka sejumlah kali meraih penghargaan sebagai salah satu management asset paling baik di Indonesia. Dan Ane percaya ucapan dia memanglah jujur sebab data tersebut memanglah masuk akal.

Tipe investasi lain ialah Obligasi. Berapa sih imbal hasil obligasi ? Sukuk Ritel Negara tercatat mengeluarkan yield pertahun antara 8.17-8.75%, sedangkan Obligasi korporasi 7.6% -10.8%. Tentu saja Obligasi korporasi biasanya sedikit lebih besar di banding Obligasi yang dikeluarkan oleh negara.

[wait-wait .. obligasi Ntu apaan, sih ? Gua bingung, Bro] Yaelah .. mulut Ane ngomel sampe kesemutan, Ente baru nanya sekarang. Obligasi itu Surat Utang. OBLIGASI ITU SURAT KASBON. Ntar Penerbit Surat Kasbon itu ngasih "ongkos terima kasih" kepada Ente-Ente yang sudah sudi minjemin uang dalam wujud yield per tahun. Lumayan, kan ?!

Lain lagi apaan ya ? Nah iya, Deposito, Bro ! Deposito bisa dilihat di Bank-Bank langganan Ente. Biasanya dicantumin di papan skor, eh salah, papan pengumuman yang itu-tuh, ada kurs rupiah terhadap dollar segala. Coba cek, semenjak dua tahun terakhir, imbal deposito terletak di kisaran 6.25%. Angka segitu belum termasuk pajak pemenang, eh salah, pajak investor yang biasanya 20%. [yaahh kecil, dong !] . Kecil sih kecil, yang penting goyangannya [Emang Lu pikir lomba joged agustusan ?!!]. HEHEHE.

Yang lebih kecil lagi tabungan, Bro. Coba cek aja. Seingat Ane cuman 4%. Dan apalah arti 4% dibanding inflasi real yang mencapai 10%. Yang jelas dengan menyimpan duit cash di celengan semar, sama artinya duit Ente dicopet tuyul sebesar 10% setiap tahun. Dan jikalau Ente menyimpan duit di bank untuk kebutuhan investasi, maka camkan !, itu sama artinya memabaikan duit Ente dikemplang Babi Ngepet sebesar 6% setiap tahun. Waspialah !! Waspialah !!! 

Selepas ini apa anda masihlah berani ngikut investasi macam MMM (Manusia Mengemplang Manusia) ?

www.richwayout.blogspot.com (artikel investasi)

Friday, December 18, 2015

Investasi selagi muda : gagal berencana, berarti merencanakan kegagalan.
sumber gambar : www.sbs-records.com

Menunda kesenangan dan kepuasan dalam sejumlah waktu yang lama untuk mendapatkan kebebasan finansial di periode waktu yang yang akan tiba ialah keputusan yang pas, selagi usia kita masihlah terletak di puncak usia produktif. 

Pendapatan yang kita hasilkan dari profesi yang kita jalani, menurut sejumlah pakar keuangan, lebih baik disisihkan sebesar 20 % sebagai dana investasi. Dana investasi itu sesudah terkumpul mesti dilokasikan untuk mendirikan aset, nah, dari aset itulah penghasilan yang dipergunakan untuk menyokong kebebasan finansial diraih.

Apakah sebenarnya pengertian aset ? 

sejumlah literatur mengatakan bahwasanya deskripsi aset atau aktiva ialah sumber ekonomi yang kita harapkan ngasih faedah usaha di selanjutnya hari. Sedangkan pengertian aset menurut sumber yang lain ialah faedah ekonomik masa tiba yang cukup pastii yang didapatkan atau dikuasai/dikendalikan oleh suatu entitas sebagai akibat transaksi atau kejadian masa lalu. Malahan menurut Robert T Kiyosaki, aset ialah sumber penghasil penghasilan, sedangkan barang yang kita miliki, akan tetapi kita masihlah mengeluarkan uang untuk kebutuhan maintenance, pajak, ataupun pengeluaran lainnya, tak dapat diklasifikasikan sebagai aset, akan tetapi sebagai liabilitas.



Bagaimana cara selanjutnya memupuk aset ? 

simak sejumlah rincian klasifikasi aset. Menurut sejumlah pakar, sebenarnya jenis aset cuma ada empat macam, yakni : 


Tunai

Aset investasi dalam bentuk tunai umumnya ditawarkan dalam bentuk tabungan, deposito, atau reksadana market uang. Potensi laba yang didapat biasanya tak lebih dari 6 persen per tahun, namun resiko investasi sangatlah kecil.

Pendapatan tetap

Aset finansial mempunyai fitur ngasih penghasilan tetap bagi investornya, bisa bulanan atau tahunan. Umumnya ditawarkan dalam bentuk obligasi atau surat utang, dan reksadana penghasilan tetap. Kemungkinan nilai investasi kamu akan berkembang di atas 10 persen per tahun sangatlah minim, namun jikalau berlangsung gejolak di market pun nilai investasi umumnya tak berkurang drastis.


Saham

Ini ialah bukti kepemilikan atas suatu perusahaan. Saham dibagi menjadi dua, yakni saham perusahaan terbuka dan saham perusahaan tertutup. misal saham perusahaan tertutup ialah jikalau kamu mempunyai usaha waralaba, atau usaha kecil rumahan. Untuk saham perusahaan terbuka, ada pilihan saham blue chips yang biasanya nilai kapitalisasi marketnya besar, dan saham lapis kedua.
Saham bisa ditemui pilihannya dalam bentuk reksadana campuran, reksadana saham, dan juga saham biasa. Risiko investasi ini termasuk cukup tinggi, namun potensi laba yang diberikan tinggi juga.

Aset fisik

Jenis terakhir ialah aset fisik yang umumnya berbentuk emas, batu permata, dan properti. Potensi labanya bisa cukup bervariasi, terkait dari bentuk investasi yang kita pilih. Keunggulan utama kelas aset ini tentu saja saja investor memegang langsung produk investasinya.


Friday, December 26, 2014

Rahasia Investasi - Bagaimana Investor Kaya Makin Kaya?
Seperti apa rahasia investasi yang bisa membikin orang kaya makin kaya? Sebenarnya tak ada istilah orang kaya yang makin kaya kecuali bagi investor yang memanglah berniat untuk “peduli sosial” namun dalam nilai komersil. Sebagai contoh, mereka melaksanakan investasi properti dalam perumahan dengan harga murah sebagai sasaran untuk menolong mereka yang masihlah kesusahan mendapatkan rumah. Namun dibalik itu, tersembunyi nilai komersial alias ada hitung-hitungan perihal untung-rugi.

 Sebenarnya tak ada istilah orang kaya yang makin kaya kecuali bagi investor yang memanglah Rahasia Investasi - Bagaimana Investor Kaya Makin Kaya?

Padahal, bila investor mempunyai uang 1 triliun dan berniat murni menyumbangkan uang sebesar 10 miliar untuk membuka potensi usaha properti perumahan, maka secara tak langsung akan mengurangi kekayaan yang berupa uang. Karena memanglah investasi yang dilaksanakan cuma cuma menolong dalam hal permodalan, tak berniat untuk mengambil saham 1% pun. 100% saham dirinya justru dipergunakan untuk menolong pengusaha kecil atau menolong fakir-miskin.

Bila memanglah mengulas rahasia investasi seputar orang yang kaya yang bisa menjadi makin kaya, tentu saja cara investasinya kebalikan dari cara yang di atas. Seperti yang sudah disampaikan, si investor masihlah memikirkan nilai komersial di setiap mengeluarkan uang. Pemikiran yang masihlah tertanam di otak investor adalah bagaimana melaksanakan investasi yang tak penuh resiko untuk menghasilkan pasif income (tak mesti besar) walau investasi yang dilaksanakan mengatasnamakan “peduli sosial”.

Namun tetap, secara praktis, tak gampang menjadi investor kaya yang bisa tambah kaya. Kalau menjadi investor kaya yang menjadi miskin, tentu saja tak perlu belajar lagi. Berbeda, bila mau menjadi investor kaya yang bertambah kaya, justru mesti banyak belajar dengan cepat dan berpengalaman yang banyak. Pengetahuan dan pengalaman saja tak cukup, mesti diikuti mempunyai uang berlebih supaya bisa menjadi investor kaya yang makin kaya.

Berikut langkah praktis bagaimana rahasia investasi yang membikin investor kaya malah menjadi kaya raya dengan investasinya:

Tempuh Pendidikan Keterampilan Bisnis

Rahasia berinvestasi untuk menghasilkan kekayaan tak lepas perihal bagaimana menjalankan prinsip berbisnis dengan benar, apa pun bentuk investasinya. Karena dalam investasi pun populer dengan aktivitas “Jual-Beli”. Tanpa ada aktivitas jual-beli, nilai uang yang diinvestasikan tak ada artinya. Tentu, jual-beli adalah prinsip dalam satu bisnis.

Begini contoh kaitan antara investasi dengan prinsip berbisnis. Misal kamu membangun investasi murah properti kios. kamu membutuhkan modal misalnya 50 juta untuk membangun banyak kios. Ketika properti kios kamu sudah terbangun, tentu saja akan mencari pembeli. Bagaimana cara mencari pembeli? Nah, kamu sudah mempunyai gambaran bagaiman semestinya berbisnis kios supaya banyak yang menyewa kios. Padahal yang kamu laksanakan cuma berinvestasi properti saja namun tetap saja membutuhkan penyewa properti.

misal lagi. kamu berinvestasi emas. 5 tahun selanjutnya harga emas naik tinggi. kamu berniat menjualnya karena laba yang didapatkan cukup besar. Bagaimana dan ke siapa kamu menjual emas di saat harga emas sedang naik tinggi? Rata-rata orang tak mau membeli emas ketika harga sedang naik. Namun bagaimana strategi supaya emas bisa terjual ketika sedang naik tinggi? Lagi-lagi mesti mempunyai keterampilan bisnis.

Bangun Pengalaman Dalam Bentuk Kesuksesan Bisnis

kamu mengeluhkan bagaimana strategi penjualan properti dan emas di saat harga sedang naik. Padahal kamu sedang butuh laba dari menjual properti atau emas. Di sinilah kamu mesti bangun pengalaman berbisnis supaya tahu perihal strategi menjual yang berilian sehingga properti dan emas yang kamu jual justru direbutkan banyak orang.

Orang yang belum pengalaman berbisnis dan terbukti sukses, akan kesusahan menjadi investor kaya yang bertambah kaya. Rahasia investasi yang membikin investor menjadi triliuner adalah terlebih dulu menundukkan kerajaan bisnisnya. Artinya, investor sudah bisa menguasai bisnis besar yang bisa dijalankan oleh sistem. Investor cuma sebagai pemantau sistem guna mengetahui arus kas yang sedang berjalan. Ketika belum bisa menundukkan kerjaan bisnis, tentu saja tak bisa juga menundukkan aktivitas investasi di dalam berbagai macam perusahaan. Karena syarat bisa berinvestasi dari dalam perusahaan adalah memahami seluk-belum perusahaan. Tentu bisa melakuan karena memanglah sudah pengalaman.

Kuasai Uang Berlebih Dalam Beberapa Bidang Investasi Atas Nama Perusahaan

Konon, entah benar atau tak, ketika perusahaan mendapatkan untung besar justru akan terlepas dari pajak. Kenapa bisa terlepas dari pajak? Karena laba yang besar itu diinvestasikan dalam bidang lain dan bidang tersebut mengatasnamakan perusahaan. Bila bidang investasi sudah mengatasnamakan perusahaan, tentu saja segala permodalan untuk berbagai macam hal mesti terpenuhi oleh perusahaan. Hasilnya, laba bersih perusahaan akan semakin mengecil. Hasil kecil itulah yang akan berikan pemerintah sebagai pajak. Entah benar atau tak, menurut berita memanglah seperti itu.

Misal kamu mempunyai perusahaan batik. Lalu perusahaan tersebut membangun satu investasi dalam bidang pendidikan perbatikan supaya menimbulkan generasi ahli batik. Tentu, lembaga pendidikan itu membutuhkan modal awal yang tak sedikit untuk pembangunan gedung, peralatan, membayar guru batik, dan sebagainya. Penghasilan perusahaan sebahagian diinvestasikan ke dalam lembaga pendidikan sehingga pemerintah tak bisa menganggap penghasilan itu sebagai penghasilan yang wajib pajak.

Karena lembaga pendidikan mendapatkan laba lain sampai menutup modal pembangunannya, maka tandanya si investor yang kaya dari perusahaannya malah tambah kaya hasil investasi yang dilaksanakan perusahaan.

kamu bisa pelajari hal pajak perusahan lebih detail lagi.

Kuasai Uang Berlebih Dalam Beberapa Bidang Investasi Atas Nama kamu Sendiri


Mungkin agak susah bila memanglah pihak perusahaan yang mengeluarkan modal untuk biaya investasi hasil laba. Terutama memanglah ada pihak terkait yang juga berinvestasi di dalamnya yang membutuhkan laba. Kenapa laba justru dipergunakan untuk banyak pengeluaran? Bukankah hak investor lebih penting daripada diinvestasikan?

Untuk itu, akan lebih baik investor sendiri yang berinvestasi dengan uang lebihnya di sejumlah bidang investasi seperti properti dan sebagainya. Bangun satu lembaga atau penyewaan yang menghasilkan untung besar sehingga betul-betul menutupi modal pembangunnannya.

Inilah rahasia investasi yang membikin investor makin kaya.

Tuesday, December 29, 2015

Sejarah Saham Bank Jabar [BJBR] (Serial Naked Investor)
Tempo hari Ane pernah mengulas Saham, Capital Gain, dan Deviden so, Ane akan memberi gambaran perihal betapa legitnya saham yang satu ini. [saham apaan sih, Cing ?]. Saham obat Cacing ! "Cang-cing cang cing" aje omongan Lu. Saham yang akan Ane kupas ialah saham lapis kedua yang doyan nyebar duit cash dalam wujud deviden. Bukan Deviden et Impera loh ya ! awas ! sok-sok an ngutip malah salah kaprah Ente. Bikin maluuu cacing kremi aje .. [Iye-iye, Cing !].



And .. Ladies and Gentlemen .. saham yang akan Ane kupas sampe "telanjang bulat" ialah Bank Jabar Banten dengan kode listing (BJBR).



Sejarah mencatat, di tahun 2014, BJBR menyebar Deviden sebesar Rp. 757.280.340.065,- atau Rp78,10,- per saham. bersama nilai target price fundapsikis 2014F Rp1,150, maka BJBR saat itu menebar yield > 7%. Wow. Legit, kan ? Apalagi buat investor yang memanglah memberli saham tersebut di saat harga BJBR di bawah angka Rp 950/ lembar, maka capital gain ditambah deviden akan semakin menambah rejeki halal dan barakah. 

Nah, loh. Ente musti tahu juga bagaimana performa BJBR ini di tahun 2015. Tahu tidak dia mau nyebar yield berapa persen ? Nyaris sama, Bro ! di kisaran > 7%. Lihatin tabel ini, Bro !! ngiler gak ??



Antara Deviden dan Harga Saham (richwayout.blogspot.com)

Nah, jelas gamblang, kan ?
Sekarang, mari kita tengok sejarah pergerakan naik turunnya BJBR ini dalam sejumlah tahun setahun terakhir. Sejarah terus berulang, Bro. Yang tidaklah sama cuma nama dan tanggal peristiwa. Liatin saat diposisi tahun kemarin. Tanggal 7 April, nilai saham terletak di kisaran 1182/ lembar. Tanggal itu ialah tanggal penentuan deviden tercatat. Segera selepas pemegang saham yang tercatatat mendapat deviden lewat, maka saham itu segera "turun berok". Meluncur sangatlah lama hingga balik lagi di posisi 760-an per lembar saham. Menjelang Desember BJBR akan bangkit dari tidur panjang lagi. Dia akan segera mendaki pegunungan hingga mendekati 1000 rupiah per lembar. Nah Loh, sejarah akan segera berulang lagi. Dan Ane percaya, sejumlah tahun ke depan trend macam gini akan terus berulang. 


Klik aje gambar di bawah ini kalo pengen liat lebih jelas. 

Chart Pergerakan Saham BJBR

Kesimpulan :


Nggak perlu orang pintar kalo liat grafik macam ginian. [Eh-eh, jangan asal nguap loh ngomong !]

Lah iya, Bro. Kesimpulannya cuman satu. Beli saat rontok di kisaran bulan Oktober - awal Januari, jual lagi sesudah pembagi deviden atawa pertengahan April. Dijamin, laba Ente > 30%. [percaya, Lo].
Yakin !! Haqqul Yaqiiinn !!


Artikel Lain :
Investasi dan Imbal Hasil
Saham : Antara Deviden, dan Capital Gain
Bank Jatim dan Super Deviden


www.richwayout.blogspot.com (artikel investasi)

Thursday, December 24, 2015

Membeli saham lebih mudah daripada gabung perguruan pencak silat
"Membeli saham susah, tidak, sih ?" jawabannya, "Susah ! jikalaulau anda sudah tidak niat !" hehehe, Sorry, becanda. Membeli saham itu gampang. Mudah campakkanet. Meskipun tak segampang membeli kacang goreng.  

Nah,  gimana tata caranya, Bro ?
Begini-begini. Membeli saham itu tidak bisa langsung kayak mau beli rokok di minimarket atau warung kelontong tetangga sebelah. Membeli saham itu mesti lewat perantara, istilah kerennya Broker atau Perantara Efek, istilah marketannya maselesai-lah. Broker-broker ini banyak banget sehingga Ente mesti berhati-hati. Broker yang kita pilih mesti broker yang sudah terdaftar di BEI (Bursa Efek Indonesia)/ IDX (Indonesian Stock Exchange). Dimana kita ngelihatnya ? Ah, jaman sudah era digital lihatnya mesti lewat website resmi IDX dong, Bro. Dimana ? Ah, kok masihlah nanya juga ! di sini-di sini, ane cariin klik aja !   Disitu ada Profil anggota bursa alias Broker yang bisa kita pilih.


Sebenarnya mengapa kita mesti beli lewat Broker, sih ?. Nah pertanyaan ini pertanyaan yang nyaris Ane tanyakan waktu sekolah market modal dulu. Logikanya gini, Bro. Sama aja kita mau beli Obat Cacing Kremi, Bro. Kita tidak bisa beli obat cacing ke Pabrik Obat Cacing Kremi, kan ?. Kita beli lewat kios, supermarket, atau apotek, atau kios kelontong sebelah rumah Pak RT. Nah, Dunia per-saham-an ini punya aturan supaya tidak semua orang bisa ngejual saham. Bisa lebih enak diawasi, apalagi dunia pe-saham-an ini mempunyai tingkat resiko tinggi dengan duit yang tidak sedikit. Iya, kan ?

Ibaratnya gini, kita mau beli saham Telkom. Nah, Kita pergi ke Supermarket Saham. Di tempat itu ada booth-booth atau petak-petak. Nah, pemilik petak-petak atau booth-booth itu ialah Para anggota Bursa alias Broker. Nah, tempat bernaung dari Anggota Bursa itu, yakni wujud "bleger" fisik dari Supermarket Saham itu bisa kita ibaratkan sebagai Bursa Efek Indonesia. Nah, posisi-posisinya seperti itu.

Nah, terus jikalaulau mau beli, gimana ? katanya gampang !!
Gini. Ente tinggal milih trader efek/ perantara/ sekuritas perantara saham. Disitu ente daftar ! GRATIS !! paling cuman gantiin materai sejumlah enam biji. Terus disitu ente ngisi formulir, ngisi biodata, ngisi juga nomer rekening.
Nah !! PERHATIAN !! Rekening ini rekening Bank Ente yang akan dipergunakan untuk keluar-masuk transaksi. Rekeningnya gak boleh beda-beda. Rekening bersifat satu pintu. Nah, ente mengisi aplikasi di sekuritas/ broker ialah untuk membikin RDI alias Rekening Dana Investor. Rekening ini HARUS terpisah pula dari rekening sekuritas. Kesimpulannya gini, ente punya rekening di bank, dan ente nanti dibikinkan Rekening Dana Investor (RDI). Setiap Transaksi cuma akan dilaksanakan antar dua rekening itu. Semisalnya ente mau beli saham, Rekening Bank ente mesti transfer dulu ke RDI. Di RDI otomatis masuklah uang itu. Duit yang masuk itu nantinya bisa dipake beli saham via online atau pemesanan di sendiri-sendiri sekuritas. Begitu pula kalo mau ngejual saham. Saat ente jual saham, Duit itu akan masuk ke rekening RDI. Dari RDI ente mesti narik uang itu dulu supaya masuk ke rekening Bank Ente pada saat ngisi aplikasi formulir pendaftaran di Sekuritas. Paham ?

Proses daftarnya lama tidak, sih ?
Pengalaman Ane, kurang dari seminggu sesudah ngisi aplikasi, kita akan diverifikasi kantor pusat sekuritas via telpon. Nah, sesudahnya, nomor rekening RDI akan dikirim via e-mail. Setelah RDI disebutkan jadi, segera kita sudah mulai bisa bertransaksi saham.

Adalagi, Bro ! Selepas aplikasi formulir selesai, sejumlah hari ke depan, ente juga akan dikirimi kartu AKSES, bukan ASKES loh ya !, disitu ente bisa cek via online kepemilikan saham ente dan segala info valid menyangkut dunia persahaman Indonesia.


misal Kartu AKSES


Oke ?
www.richwayout.blogspot.com (artikel investasi)

Monday, December 28, 2015

LQ45 saham-saham paling encer
LQ45, ya LQ 45. Labirin tipis gendang telinga kita pastii pernah denger Indeks saham berupa LQ45  [Nggak tuh ?]. Sumpah samber kapak 212 Wiro Sableng ?!!. Indeks ini seringkali kita dengar saat ada berita menyangkut pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, seringkalikali berita ini bersanding dengan IHSG (Indeks Harga Saham kombinasi Indonesia). Iya, kan ?

LQ 45 Index

Sebenarnya apa sih "Indeks" itu ? Indeks itu tolak ukur, Bro. Semacam termometer, gampangannya gitu. Jadi IHSG atau LQ45 ini menjadi tolak ukur kinerja saham di BEI. Apakah performanya moncer, stagnan, atau malah mencret-mencret. 

Kalau indeks IHSG ini ialah indeks dari semua gabungan saham-saham yang tercatat di BEI, maka LQ45 ini ialah indeks performa dari cuma 45 saham paling liquid. Apa itu liquid ? liquid itu encer. Nggak beku. Nggak mati suri. Atau tidak tinggal nama belaka yang terpampang di papan nisan BEI. 

Nah, kriterianya apaan buat masuk LQ45 ? banyak, Bro. Nggak usah pusing-pusing mikirin kriteria saham yang masuk LQ45. Yang jelas saham yang masuk LQ 45 ini akan direview setiap 6 bulan sekali, yakni di awal bulan Februari dan Agustus. "Kenapa bulan Februari dan Agustus ?", karena Februari ada valentine, dan Agustus ada lomba panjat pinang [ngaco lu ah !]. Iya-iya memanglah ini jawaban ngaco. Lagian pertanyaan ente aneh-aneh melulu. "Nah kenapa jumlahnya cuman 45 ?". Mungkin untuk menghormati jasa pahlawan kita, Bro. Sebab Republik ini merdeka di tahun 1945 [beneran gak, nih]. Mungkin, Bro. Ane kan cuman bilang mungkin.

Nah, apa pentingnya LQ45 ?
Logika dengkul bisa kita gunakan dalam kasus ini, Bro. Begini. Saham yang bagus sudah pastii liquid. Tapi yang liquid belum tentu saja bagus. Bener tidak ? [ah, bingung gua !], Itu logika satu arah, Bro. Jadi kesimpulannya, saham-saham yang tertera di LQ45 berisi saham-saham yang bagus, dan sebahagian juga berisi saham yang walaupunpun tidak bagus secara fundapsikis, tetapi terus-menerus diperjual-belikan oleh investor.

LQ45  periode Februari 2015 - Juli 2015.
No.Nama Emiten LQ45KodeStatus
1PT Astra Agro Lestari TbkAALITetap
2PT Adhi Karya (Persero) TbkADHITetap
3PT Adaro Energy TbkADROTetap
4PT AKR CorporindoAKRATetap
5PT Aneka Tambang TbkANTMTetap
6PT Astra International TbkASIITetap
7PT Alam Sutera Realty TbkASRITetap
8PT Bank Central Asia TbkBBCATetap
9PT Bank Negara Indonesia TbkBBNITetap
10PT Bank Rakyat Indonesia TbkBBRITetap
11PT Bank Tabungan Negara TbkBBTNTetap
12PT Bank Mandiri TbkBMRITetap
13PT Global Mediacom TbkBMTRTetap
14PT Bumi Serpong Damai TbkBSDETetap
15PT Charoen Pokphand Indonesia TbkCPINTetap
16PT Ciputra Development TbkCTRATetap
17PT XL AxiataEXCLTetap
18PT Gudang Garam TbkGGRMTetap
19PT Indofood CBP Sukses Makmur TbkICBPTetap
20PT Vale Indonesia TbkINCOTetap
21PT Indofood Sukses Makmur TbkINDFTetap
22PT Indocement Tunggal Prakarsa TbkINTPTetap
23PT Indo Tambangraya Megah TbkITMGTetap
24PT Jasa Marga TbkJSMRTetap
25PT Kalbe Farma TbkKLBFTetap
26PT Lippo Karawaci TbkLPKRTetap
27PT Matahari Department Store TbkLPPFTetap
28PT PP London Sumatra Indonesia TbkLSIPTetap
29PT Media Nusantara Citra TbkMNCNTetap
30PT Matahari Putra Prima TbkMPPABaru
31PT Perusahaan Gas Negara TbkPGASTetap
32PT Tambang Batubara Bukit Asam TbkPTBATetap
33PT PP (Persero) TbkPTPPTetap
34PT Pakuwon Jati TbkPWONTetap
35PT Surya Citra Media TbkSCMATetap
36PT Semen Indonesia (Persero) TbkSMGRTetap
37PT Summarecon Agung TbkSMRATetap
38PT Siloam International Hospitals TbkSILOBaru
39PT Sawit Sumbermas Sarana TbkSSMSBaru
40PT Tower Bersama Infrastructure TbkTBIGTetap
41PT Telekomunikasi Indonesia TbkTLKMTetap
42PT United Tractors TbkUNTRTetap
43PT Unilever Indonesia TbkUNVRTetap
44PT Wijaya Karya (Persero) TbkWIKATetap
45PT Waskita Karya (Persero) TbkWSKT

Tetap

Catatan:
Saham yang dicoret dari daftar sebelumnya : BDMN, HRUM, dan TAXI. Yang baru masuk dalam daftar ialah: MPPA, SILO dan SSMS


BACA : SAHAM, DEVIDEN, dan CAPITAL GAIN
www.richwayout.blogspot.com (artikel investasi)