Wednesday, November 5, 2014

Indonesia Aman Dari Krisis Menurut Keyakinan Amerika Serikat


Dalam acara satu diskusi menyangkut Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat di Asia yang dilaksanakan di Jakarta kemarin (Selasa, 21 Mei 2013), Wendy R. Sherman sebagai Wakil Menteri Luar Negeri Bidang Hubungan Politik Amerika Serikat menyampaikan pandangannya berupa kepercayaan bahwasanya Indonesia akan aman terhadap krisis ekonomi yang mengancam layaknya yang berlangsung pada tahun 1998 silam berkat tingkat perkembangan ekonomi Indonesia yang semakin pesat.

Menurutnya, Indonesia tampak telah mengambil pelajaran dengan baik terhadap pengalaman pahit berupa krisis ekonomi yang berlangsung di tahun 1998 silam. Hal ini terbukti dengan semakin bergairahnya perkembangan ekonomi Indonesia sehingga dipercayaii akan mampu untuk menerjang ancaman krisis yang akan tiba.


Wendy juga mengatakankan bahwasanya saat ini Indonesia telah berubah menjadi negara yang merasakan perkembangan ekonomi yang begitu kuat. Wendy mengatakankan hal ini sesuai studi dan pengamatannya terhadap keadaan dan perubahan situasi ekonomi di negara kita.

Wendy juga mengungkapkan berpedoman pengatamannya bahwasanya Indonesia telah banyak mengeluarkan dan mempraktekkan berbagai macam kebijakan ekonomi yang positif sehingga hal inilah yang menjadi factor utama terdorongnya perkembangan ekonomi Indonesia seperti sekarang ini.

Hal ini diperkuat lagi dengan bukti suksesnya Indonesia dalam menambah perkembangan ekonomi sebesar 4,5% disaat Amerika Serikat sendiri dilanda resesi di tahun 2009 yang lalu. Dan pada tahun 2010 perkembangan ekonomi di negara kita terus meningkat hingga menapai 6%, dan di tahun 2011 mencapai 6,5%, dan di tahun 2012 mencapai 6,23%. Meskipun pusingkatan perkembangan ekonominya tak terlalu kentara, namun stabilitasnya cukup membuat Indonesia dilihat sebagai negara yang mempunyai kekuatan ekonomi tersendiri.

Dalam diskusi tersebut Wendy juga sempat mengatakankan bahwasanya walaupunpun nantinya umpama Indonesia terjerumus lagi dalam situasi krisis seperti yang berlangsung di tahun 1998, maka Amerika Serikat tetap akan sudi untuk selalu ngasih dukungan terhadap Indonesia.

"Tidak cuma Amerika Serikat, negara - negara lain di dunia pun tentu saja akan tergerak untuk ngasih bantuan kepada Indonesia sebagai negara yang mempunyai cakupan ekonomi yang luas ini. Terlebih lagi Indonesia juga ialah salah satu market yang besar," ucap Wendy.

0 komentar: